Sabtu 04 April 2020, 13:12 WIB

Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM Produksi Masker Non-Medis

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM Produksi Masker Non-Medis

DOK DPR RI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima Susetyo.

 

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima Susetyo berharap Pemerintah dapat membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tetap beraktivitas melakukan produksi harian. Upaya tersebut bisa dilakukan dengan cara memberikan desain dan melibatkan UMKM dalam menyediakan masker non-medis yang sebaiknya digunakan masyarakat ketimbang masker medis yang harus digunakan tenaga kesehatan yang sedang berjuang menanggulangi pandemik virus Covid-19.

Hal tersebut ia sampaikan ketika Komisi VI DPR RI melangsungkan rapat virtual dengan Menteri Koperasi dan UKM beserta jajaran yang disiarkan secara langsung melalui ruang rapat Komisi VI DPR RI, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (2/4/2020). Menurut Aria Bima dengan adanya wabah ini, usaha kecil sudah sangat kesulitan mendulang profit sehingga membutuhkan stimulus dari Pemerintah.

“Ini sangat penting ya. Jangan produk untuk masyarakat seperti masker diserahkan lagi ke perusahaan besar untuk memberikan geliat kepada UMKM atau pelaku garmen dan penjahit kecil semua bisa bergerak. Dan saya berharap ada model desain resmi yang dikeluarkan sehingga mereka bisa menyeragamkan standar yang dibutuhkan kita semua,” terang Aria.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga meminta Pemerintah membuat kebijakan terkait perbedaan masker yang harus digunakan masyarakat dengan tenaga medis untuk mengatasi kelangkaan produk masker. Mengacu kepada beberapa negara yang dapat menekan angka kematian akibat Covid-19, rata-rata negara tersebut menerapkan aturan lockdown mulut menggunakan masker non-medis.

“Ini bisa menjadi contoh bagi Indonesia. Pemerintah dapat mengikutinya karena yang paling bisa menghalau itu menggunakan lockdown mulut atau mengkanalisasi mulut bagi masyarakat terdampak Covid-19 maupun yang belum. Itu adalah sosialisasi maskerisasi seluruh masyarakat yang ada. Di sana kalau tidak pakai bisa ditangkap. Saya harap Pak Menteri mendorong ini,” jelas Aria.

“Untuk pakaian yang menyangkut PDL maupun masker dan yang lainnya saya sangat berharap menteri bisa membuat semacam desain, agar para pengusaha kecil bisa terlibat di dalam penyediaan. Jangan kemudian misalnya masker kita serahkan secara keseluruhan kepada impor atau perusahaan besar. Segera dipublikasikan yang paling mudah masker non-medis ya buat desain, publikasi agar segera diproduksi secara masif,” pesan legislator dapil Jawa Tengah V itu. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara/Irwansyah Putra

Kemendagri Terbitkan Pedoman New Normal untuk ASN

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:38 WIB
Untuk menerapkan pedoman itu diperlukan persyaratan tertentu. Apabila syarat-syarat penting ini sudah dipenuhi baru bisa...
Antara/Yudhi Mahatma

KPK Ajak Publik Awasi Bansos Pandemi Covid-19

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:28 WIB
Keluhan atau laporan yang masuk ke JAGA Bansos, akan diterima KPK, kemudian diteruskan kepada pemerintah daerah...
ANTARA

Eks Napiter Berperan Penting Ciptakan Perdamaian

👤Antara 🕔Jumat 29 Mei 2020, 19:10 WIB
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar mengatakan para mantan narapidana kasus terorisme...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya