Sabtu 04 April 2020, 12:39 WIB

Anggaran Penanganan Covid-19 di Sumsel Menjadi Rp120 Miliar

Dwi Apriani | Nusantara
Anggaran Penanganan Covid-19 di Sumsel Menjadi Rp120 Miliar

MI/Dwi Apriani
Sekda Sumatra Selatan, Nasrun Umar menyebutkan anggaran penanganan covid-19 di Sumsel naik menjadi Rp120 miliar.

 

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan menaikkan anggaran untuk penanganan Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Nasrun Umar saat melakukan Video Conference (Vidcon) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), berkenaan dengan langkah-langkah antisipasi penanganan penyebaran Covid-19. Video conference ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri terhadap hasil Sidang Kabinet Terbatas mengenai upaya penanganan Covid-19 di Indonesia.

Nasrun mengatakan pemerintah daerah melakukan percepatan alokasi anggaran tertentu terkait penanganan Covid-19, refocusing (mengubah fokus) atau relokasi anggaran. Diakuinya sejak dari awal penanganan covid-19,  tim anggaran pengendalian daerah (TAPD) Provinsi Sumsel telah merealokasi dan refocusing anggaran.

TAPD Provinsi Sumsel berhasil menyisir dan merasionalisasi untuk kegiatan percepatan penanganan covid-19 sebesar Rp120 Miliar. Angka ini naik Rp20 miliar dari estimasi yang pernah disebutkan Gubernur Sumsel Herman Deru sebelumnya sebesar Rp100 miliar.

"Kita (Provinsi Sumsel) telah memfokuskan  dengan pelayanan kesehatan,terkait penanganan dampak ekonomi, terkait juga social safety. Rumah sakit rujukan yang dipersiapkan itu terfokus di 3 Kota, antara lain di Kota Palembang 1 di RSUD Lahat 1 dan di RSUD Kayu Agung dibantu lagi dengan 42 supporting hospital tersebar di Kabupaten/kota," ungkapnya

baca juga: Sumut Butuh Rp825 Miliar Atasi Dampak Covid-19

Menurut Nasrun, pengawasan di Provinsi Sumsel telah diketatkan. Begitu juga dengan penanganan rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan.

"Kita mempersiapkan rumah sehat di Wisma Atlet, terutama untuk pendatang yang baru datang dari daerah terpapar. Di samping ODP yang dianggap memerlukan penanganan lebih jauh. Biar kita bisa menyimpulkan apa ini bisa dilepaskan, isolasi mandiri atau harus ODP di rumah sakit atau di rumah sehat wisma atlet," pungkasnya. (OL-3)


 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Aji Styawa

Cuaca Buruk,Tanaman Padi di 7 Desa Terancam Gagal Panen

👤Alexander P Taum 🕔Rabu 27 Mei 2020, 10:43 WIB
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Nagekeo, NTT menyebabkan tanaman padi siap panen di tujuh desa...
MI/Kristiadi

Ratusan Kendaraan Masuk Jalur Gentong Dipaksa Putar Balik

👤Kristiadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 10:07 WIB
Tercatat ada 139 kendaraan roda empat dan roda dua yang diputarbalikkan di Jalur Gantong karena tidak memiliki surat izin masuk ke Jakarta...
itd.unair.ac.id

Tenaga Lab Terpapar Covid-19, LPT Unair Batasi Penerimaan Sampel

👤Henri Siagian 🕔Rabu 27 Mei 2020, 10:07 WIB
Suko mengatakan, penataan internal layanan tes dengan pembatasan penerimaan sampel atau spesimen hanya berlaku...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya