Sabtu 04 April 2020, 10:03 WIB

Gelombang Solidaritas Meningkat di Prancis

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Gelombang Solidaritas Meningkat di Prancis

AFP/Philippe LOPEZ
DJ Knightood memainkan musik di depan jendela apartemennya di Paris, untuk menyemangati para petugas medis melawan Covid-19.

 

KETIKA Prancis mengalami minggu ketiga penguncian wilayah (lockdown) untuk memerangi penyebaran virus korona baru (covid-19), aksi solidaritas semakin kian membesar di daerah terdampak. Dari masker, pakaian pelindung, hingga distribusi makanan, inisiatif untuk membantu orang lain bermunculan di seluruh negeri.

Di Paris dan Normandy, wartawan France24 Clovis Casali dan Julie Dungelhoeff menemui orang-orang Prancis yang menolak untuk diam dan ingin membantu mereka yang paling terpengaruh oleh krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pandemi virus corona telah mengganggu kehidupan sehari-hari bagi masyarakat Prancis sejak penerapan lockdown yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 17 Maret. Di seluruh negeri, inisiatif sosial terus meningkat untuk mengompensasi kekurangan kebutuhan yang terkadang mencolok.

Ketika masker yang dijanjikan oleh pihak berwenang membutuhkan waktu untuk sampai, beberapa orang sudah mulai membuat masker sendiri dan menyediakannya untuk staf medis, terutama di rumah sakit. Media sosial memainkan peran penting dalam mengatur upaya-upaya ini dan menyatukan keahlian.

Di Kota Lisieux di Normandia, tempat para perempuan dari LSM Graines d'Idées (Benih Gagasan) membuat masker dengan sukarela. Mereka awalnya menanggapi permintaan dari rumah sakit Lisieux dan sekarang bahkan memproduksinya untuk pasukan polisi yang memesan masker buatan mereka. Lockdown juga menyebabkan penutupan semua bisnis yang tidak penting, seperti kafe dan restoran. Namun beberapa koki memutuskan untuk tetap memasak, agar tidak membuang stok surplus mereka.

Mereka sedang menyiapkan makanan untuk para tunawisma. Kelompok ini menjadi sangat terbantu karena kalangan LSM tidak bisa maksimal dalam menjangkau mereka akibat risiko penyebaran virus. Reporter France24 mengikuti pemilik restoran Les Bols d'Antoine (Antoine’s Bowls), di Distrik Belleville, Paris. Dia menyusuri daerah sekitarnya untuk mendistribusikan makanan kepada para tunawisma, yang sekarang lebih terisolasi dari sebelumnya.

baca juga: Wall Street Merosot Terseret Pengangguran di AS Meningkat

Inisiatif sosial ini disertai dengan dukungan luas dari seluruh penduduk. Setiap malam pukul 20.00, orang-orang di seluruh negeri keluar ke jendela atau balkon mereka untuk memberikan pujian dan apresiasi ke staf medis, yang berada di garis depan untuk menyelamatkan hidup. Orang-orang di daerah terdampak bersatu dalam kesulitan dan menemukan kembali nilai-nilai solidaritas. (OL-3)
 

Baca Juga

AFP/Sujit Jaiswal

Koreografer Bollywood Saroj Khan Meninggal Dunia

👤Antara 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 08:55 WIB
Saroj yang berusia 71 tahun ini meninggal akibat serangan...
AFP

Partai Republik Khawatir Trump bakal Kalah di Pilpres AS

👤MI 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 01:15 WIB
BEBERAPA petinggi Partai Republik mulai khawatir jelang kontestasi pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) pada November...
AFP

Ratusan Gajah di Botswana Ditemukan Mati Misterius

👤MI 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 00:55 WIB
SELAMA dua bulan terakhir, ratusan gajah Afrika di Botswana ditemukan mati secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya