Sabtu 04 April 2020, 09:05 WIB

Kementan Gandeng Gojek Gratiskan Biaya Antar Belanja Pangan

MI | Ekonomi
Kementan Gandeng Gojek Gratiskan Biaya Antar Belanja Pangan

MI/Andri Widiyanto
Sejumlah pengemudi ojek online berbelanja di Toko Tani Indonesia Centre.

 

Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Go-Jek guna mempermudah dan menyediakan jasa belanja bahan pangan bagi masyarakat, tanpa harus keluar rumah di tengah pandemi Virus Corona baru atau Covid-19.


Dalam kerja sama tersebut, masyarakat yang membeli bahan pangan di Toko Mitra Tani milik Kementan via Gojek tidak perlu membayar biaya antar atau dalam artian ongkos kirim Gojek diberikan secara gratis.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyaksikan penandatanganan tersebut di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat. Kerja sama ini diharapkan dapat menjamin distribusi pangan kepada masyarakat.

"Sesuai arahan Presiden, kami diminta untuk memastikan ketersediaan 11 bahan pangan di tengah pandemi ini hingga Idul Fitri, dan saya mengapresiasi kerja sama dengan Gojek ini. Untuk menyikapi tantangan saat ini, kita tidak bisa menggunakan cara-cara yang lama," kata Syahrul di Jakarta, kemarin. 

Ada pun 11 komoditas pangan yang dimaksud adalah beras, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah dan bawang putih

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi dan Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik PT Aplikasi Karya Anak Bangsa Dyan Shinto Ekopuri.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan selain untuk mengantisipasi distribusi pangan dan mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing. Kerja sama ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan penghasilan tambahan bagi para ojek daring.

"Biaya gojek tersebut dibebankan ke Kementerian Pertanian, kami yang akan membayar, sistemnya tentu pihak Gojek sudah ada.  Jadi tentu pengendara Gojeknya juga mendapat bayaran dan masyarakat diringankan dengan tidak dibebankan biaya antar," kata Agung.

Ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan kerja sama ini. Namun demikian fasilitas antar bahan pangan ini tidak dalam jumlah besar, hanya untuk kebutuhan harian. 

" Ini menjadi bagian dari upaya kami juga dalam memininalisasi rush buying," tandas Agung. (Ant/E-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/

Ekspor Benih Lobster untuk Kesejahteraan Nelayan

👤SURYANI W PUTRI PERTIWI 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:40 WIB
MENTERI Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan pemberian izin kembali ekspor benih lobster penting untuk membangkitkan kembali...
Johannes EISELE / AFP

Wall Street Dibuka Melambung, Indeks Dow Jones Naik

👤Antara 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:37 WIB
Saham-saham yang terkait erat dengan pembukaan kembali ekonomi seperti maskapai penerbangan dan pelayaran diperdagangkan dengan catatan...
Ist

Transaksi Daring semakin Digemari di Era Kenormalan Baru

👤Dro/S1-25 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:23 WIB
Hal itu terkonfirmasi oleh data jumlah transaksi e-commerce, baik itu dari sisi nominal maupun volume yang terus bertumbuh yang sejalan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya