Sabtu 04 April 2020, 07:25 WIB

RS Galang Bersiap Hadapi Serbuan TKI

Cah/P-2 | Politik dan Hukum
RS Galang Bersiap Hadapi Serbuan TKI

SETPRES/RUSMAN
Presiden Joko Widodo melihat fasilitas rumah sakit darurat di Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu (1/4)

 

RUMAH sakit darurat di Pulau Galang mempersiapkan diri menghadapi kepulangan 20 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia. Pekerja yang mengidap covid-19 dengan gejala ringan atau sedang akan langsung mendapatkan perawatan.

“Personel-personel migran dari Malaysia, khususnya yang positif, akan kita tampung juga di rumah sakit Galang yang akan beroperasi Senin, 6 April nantinya,” kata Laksamana Madya Yudo Margono selaku Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I dalam konferensi video di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, kemarin.

Yudo mengatakan jumlah pekerja migran dari Malaysia yang akan kembali ke Indonesia mencapai 20 ribu orang. Hal itu sesuai dengan hasil analisia Kogapwilhan I dengan Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi.

Kogapwilhan I bersama dengan TNI Agkatan Laut akan menggerakkan beberapa KRI untuk memfasilitasi pekerja yang tiba di Batam menuju Jawa dan pulau lain.

“Saat ini sudah ada KRI yang stand by di Batam. Jadi, sewaktu-waktu digunakan untuk mengangkut personel, khususnya yang ke Jawa, sudah siap semuanya di Batam,” paparnya.

RS Pulau Galang diperkuat 77 tenaga medis yang dikerahkan dari personel TNI, Polri, juga relawan.

Untuk lebih memastikan penerapan protokol kesehatan, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menutup dan mengawasi seluruh jalur ilegal penyeberangan Indonesia-Malaysia.

“Saya menginstruksikan Deputi Opslat Laksda Bakamla TSNB Hutabarat untuk menyiapkan operasi pengamanan jalur tikus di sepanjang Selat Malaka dalam rangka menindaklanjuti rencana pemerintah untuk mengantisipasi kedatangan WNI dari luar negeri dalam jumlah besar,” papar Kepala Bakamla RI Laksamana Madya Aan Kurnia kepada Media Indonesia, kemarin.

Rombongan itu, berdasarkan perkiraan Bakamla, terbagi dalam tiga kelompok, yaitu TKI dari Malaysia, ABK kapalkapal luar negeri, dan jemaah tablig.

Menurut Aan, Bakamla telah menyusun rencana operasi garda lintas batas untuk mencegah penggunaan pelabuhan tikus di sepanjang Selat Malaka sebagai jalan masuk TKI dari Malaysia. (Cah/P-2)

Baca Juga

MI/MOHAMAD IRFAN

DPD Peringatkan Potensi Klaster Baru Covid-19 Akibat Pilkada

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:09 WIB
Sultan mengatakan, proses yang multitahap dan melibatkan banyak orang bukan tidak mungkin justru menghasilkan klaster baru...
Ilustrasi

Oknum Anggota DPRD Seruyan Tersangka Narkoba

👤Sri Utami 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:01 WIB
Oknum anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, M Erwin Toha alias Erwin ditangkap polisi diduga mengkonsumsi dan memiliki...
ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

DPR: Penangkapan Nurhadi Momentum Bereskan Mafia Peradilan

👤Putra Ananda 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:00 WIB
Jika KPK berhasil mengembangkan kasus Nurhadi ini maka ini akan membantu dunia peradilan kita untuk mendapatkan peningkatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya