Jumat 03 April 2020, 15:58 WIB

Per 1 April, Kemenag Sumatra Selatan Tutup Pendaftaran Nikah

Dwi Apriani | Nusantara
Per 1 April, Kemenag Sumatra Selatan Tutup Pendaftaran Nikah

MI/Dwi Apriani
Sosialisasi Pemkab Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, terhadap keluarga yang hendak menggelar resepsi pernikahan, beberapa waktu lalu.

 

SEJAK 1 April hingga batas waktu yang belum ditentukan, Kementerian Agama (Kemenag) meniadakan pelayanan pendaftaran nikah.

Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumatra Selatan (Sumsel) Saefudin menuturkan, berdasarkan edaran yang dikeluarkan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag tertanggal 2 April, Kemenag mengambil kebijakan untuk meniadakan sementara pendaftaran nikah.

Selain itu, Kemenag juga melarang pelaksanaan akad nikah di luar balai nikah atau Kantor Urusan Agama (KUA). "Kalau sebelumnya pelaksanaan akad nikah masih boleh dilaksanakan di luar balai nikah dengan syarat hanya dihadiri maksimal 10 orang. Mulai April ini, akad nikah hanya boleh dilaksanakan di KUA atau balai nikah. Yang hadir pun dibatasi, tidak boleh lebih dari 10 orang," jelas Saefudin.

Baca juga: 160 Penghuni LP di NTT Dibebaskan dari 8 LP dan Rutan

Pernikahan yang dilaksanakan per April ini, lanjut Saefudin, juga hanya untuk mereka yang sudah mendaftar sebelum April. Sebab mulai April ini, Kemenag tidak lagi menerima pendaftaran nikah hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Sumbang APD Kakak Dokter

"Tentu kita akan melihat bagaimana perkembangan penyebaran pandemi virus korona atau covid-19. Bila sudah mereda dan memungkinkan, proses pelayanan nikah mulai dari pendaftaran, kursus calon pengantin, hingga akad nikah, akan dilaksanakan seperti semula," kata dia.

Baca juga: Pemkot Surakarta Siapkan 5 Bus BST Adang Pemudik

Dia berharap, masyarakat dapat memahami dan memaklumi kondisi ini. Menurut Saefudin, pemerintah akan terus berusaha mengambil kebijakan terbaik bagi kepentingan masyarakat banyak.

"Covid-19 memang memberikan dampak signifikan dalam proses pelayanan terhadap masyarakat. Baik pelayanan nikah, haji, maupun pelayanan-pelayanan lainnya. Namun di tengah keterbatasan tersebut, pemerintah berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik. Walaupun saat ini aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Sumsel diinstruksikan bekerja dari rumah (work from home), namun kita siap hadir ke kantor bila dibutuhkan untuk memberikan pelayanan," tandasnya. (X-15)

Baca Juga

MI/MOAT ANGGA

Sikka Bangun 14 Ruang Isolasi Termasuk untuk Bayi Positif Korona

👤Gabriel Langga 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:15 WIB
Untuk mengantisipasi membludaknya pasien, sambung dia, Pemkab Sikka tengah membangun 14 ruangan isolasi di 14 puskesmas rekanan yang...
Mi/Martinus Solo

Tim Gabungan Gelar Patroli Malam di Laut Sorong

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:00 WIB
Patroli dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penyebaran pandemi covid-19 di Kota Sorong melalui laut oleh nelayan dan masyarakat yang...
MI/Djoko Sardjono

Terdampak Covid-19, Pekerja di Objek Wisata Klaten Dapat Bantuan

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:15 WIB
Para pekerja di lingkungan objek wisata yang terkena dampak pandemi Covid-19, seperti tukang parkir, pedagang, satpam, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya