Jumat 03 April 2020, 10:06 WIB

Jelang Ramadhan, Stok Bahan Pangan Pokok Lampung Aman

mediaindonesia.com | Ekonomi
Jelang Ramadhan, Stok Bahan Pangan Pokok Lampung Aman

Istimewa
Senator asal Lampung Abdul Hakim diundang menghadiri silaturahmi yang digelar BKPRMI Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

 

SALAH satu kunci mengatasi pandemi global virus korona atau Covid-19 adalah perlunya persatuan dan kolaborasi  semua pihak. “Wabah Covid-19 ini adalah masalah kemanusiaan. Semua pihak harus terlibat, tentu sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya,” ungkap Anggota DPD RI Dapil Lampung Abdul Hakim.

Abdul Hakim dan seluruh anggota Komite IV DPD RI lainnya hingga 20 Mei 2020 menjalankan tugas pemantauan kebijakan fiskal daerah, dana transfer dan perimbangan daerah, serta volatilitas harga di tengah pandemi Covid-19.

“Dari hasil kunjungan, menghadapi Covid-19, Pemprov Lampung sudah mengambil langkah antisipasi, yaitu pemberian jaminan sosial (social safety nets). Disnaker dan APINDO sudah koordinasi agar tepat sasaran, kemudian untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok utama, akan dilakukan operasi pasar,” kata Hakim setelah melaksanakan pertemuan dengan jajaran Pemprov Lampung di Ruang Sekretaris Daerah Propinsi Lampung, Kamis (2/4).

Lebih lanjut, menurut Abdul Hakim, dari hasil kunjungannya, ketersediaan beras, gula, terigu, minyak goreng menjelang Ramadan di Lampung cukup, bahkan untuk enam bulan ke depan.

“Tapi untuk gula, ada kenaikan harga. Ini perlu perhatian serius, apakah ada masalah di produksi atau jalur distribusi. Walaupun informasi yang saya terima, ada pabrik gula yang mengalami kendala teknis dan pembatasan impor,” ujar Hakim.

Sementara itu, di tempat terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa kenaikan dan kelangkaan gula yang terjadi akhir - akhir ini diindikasikan karena adanya keterlambatan distribusi stok ke pasar, kelangkaan di tengah pandemi Covid-19 saat ini juga diakibatkan panic buying masyarakat disejumlah daerah.

Untuk itu, Mentan SYL meminta sejumlah pabrik gula di Indonesia untuk membantu ketersediaan gula konsumsi dan mempercepat pendistribusiannya hingga ke masyarakat.

“Kami yakin stok aman, kita punya persiapan 250.000 ton gula dari pabrik - pabrik yang ada, ditambah gula impor yang masuk hingga 150 ribu ton dan nanti Juni dari petani kita akan ada panen jumlahnya sekitar 500.000 ton sampai dengan 600 ribu ton,” kata SYL saat meninjau gudang raw sugar dan gudang produk milik PT. Permata Dunia Sukses Utama di Cilegon.

Mantan Bupati Gowa dan Gubernur Sulsel mengajak pabrik gula refinasi untuk ikut membantu memenuhi kebutuhan gula masyarakat. “Kami minta untuk memproduksi gula pasir putih konsumsi dengan harga standard Rp12.500,” pungkasnya. (OL-09)

Baca Juga

Dok Sinar Mas

Klaster O2 Essential Home Terjual 90%

👤MI 🕔Selasa 07 Juli 2020, 02:55 WIB
KLASTER O2 Essential Home di Kawasan Grand Wisata, Bekasi, Jawa Barat, terjual...
ANTARA

Koridor Timur Siap Bangkit Pasca-Covid-19

👤Gana Buana 🕔Selasa 07 Juli 2020, 02:35 WIB
KORIDOR timur Jakarta dinilai memenuhi syarat serta siap menjadi pusat kebangkitan ekonomi nasional khususnya...
Dok Cibinong New City

Bakal Punya CBD Baru, Cibinong Layak Dilirik

👤Ahmad Punto 🕔Selasa 07 Juli 2020, 00:15 WIB
Cibinong New City dikembangkan oleh kolaborasi dua grup perusahaan properti yakni Winner Group asal Batam dan Sapta Group, anak perusahaan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya