Kamis 02 April 2020, 20:38 WIB

Tiga Hari Kedepan, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Indonesia

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Tiga Hari Kedepan, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Indonesia

Antara
Seorang petugas tengah mengamati cuaca

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dalam tiga hari kedepan yakni 2 April – 4 April 2020 di beberapa wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat disertai angin kencang kilat/petir.

Humas BMKG Taufan Maulana, mengatakan intrusi udara kering dari Belahan Bumi Utara (BBU) melintasi wilayah Samudra Pasifik Utara Papua.

"Keadaan ini menyebabkan daerah di depan muka intrusi kondisi udara menjadi lebih lembab," kata Taufan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4).

Dia menjelaskan, massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kep. Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Maluku.

Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

"Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Sumatera serta sirkulasi siklonik diSamudra Hindia Selatan Jawa Timur," sebutnya

Konvergensi memanjang dari Sumatera barat hingga Bengkulu, di Laut Timor. Daerah belokan angin terdapat di Sumatera Bagian Tengah, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Samudra Pasifik Utara Papua. Low Level Jet dengan kecepatan angin mencapai lebih 25 knot di Samudera Hindia Barat Sumatera dan Samudra Pasifik Timur Philipina.

Untuk wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat hari ini 2 April Lampung, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku.

Kondisi ini masih berlangsung untuk wilayah Sumatera Barat, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku pada 3 April 2020.

Kemudian 4 April 2020 wilayah Sumatera Barat, Lampung, Banten, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Maluku masih berpotensi dilanda hujan Lebat.

Sementara hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi pada hari ini 2 April 2020, di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.

Kondisi ini masih berpotensi terjadi di wilayah Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua hingga esok harinya, 3 April 2020.

Untuk wilayah Aceh, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, dan Papua diprediksi masih berpeluang terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada 4 April 2020.

BMKG terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga disertai angin kencang dan petir/kilat tersebut untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas.

"Masyarakat mempersiapkan diri dengan peralatan antisipasi hujan," pungkasnya. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA Jatim/HO/WI

Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Jurnalis Selama Normal Baru

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 00:24 WIB
Empat pilar jurnalistik harus dijaga, karena apabila terdapat pilar yang terganggu, kualitas kemerdekaan pers akan...
Dok. Istimewa

Penerapan New Normal Harus Dilakukan Hati-Hati

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 00:00 WIB
New normal diberlakukan secara bertahap dimulai dari daerah yang sudah mulai menunjukkan kurva kasus covid-19 melandai dan...
DOk. Pirbadi/Ardi Teristi Hardi

Link & Match dengan Industri, Kemendikbud Buka Prodi S-2 Terapan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Jumat 29 Mei 2020, 23:09 WIB
Hal ini dilakukan guna membangun “Link and Match” dengan kalangan dunia usaha dan dunia industri ( DUDI) lebih kuat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya