Kamis 02 April 2020, 19:49 WIB

Kapolsek Kembangan Usung Konsep Higienis di Resepsi Mewahnya

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Kapolsek Kembangan Usung Konsep Higienis di Resepsi Mewahnya

Instagram @pauull_21
Acara pernikahan Fahrul di Hotel Mulia Senayan itu digelar pada 21 Maret 2020.

 

KAPOLSEK Kembangan Komisaris Fahrul Sudiana dan pasangan Rica Andriani tak pernah menyangka pesta pernikahan sekali dalam seumur hidup mereka harus berakhir kontroversial.

Fahrul dan pasangan telah merencanakan hari pelaminan sejak jauh-jauh hari dan memilih mengadakan resepsi nikah di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 21 Maret silam.

Awalnya, Fahrul dan Rica yakin sekali proses persiapan matang tersebut akan berujung momen indah yang tak terlupakan. Pernikahan antara Kapolsek dengan selebgram itu harus tetap dilalui meski penuh risiko akibat jadwal yang bentrok dengan mewabahnya virus korona di Indonesia.

Baca juga:Pernikahan Kapolsek yang Kontroversial Dihadiri Wakapolri

Adanya Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis soal larangan membuat keramaian massa baru diteken 19 Maret 2020 pun dia terobos. Fahrul pun telah telanjur menyebar undangan dua bulan sebelum hari sakral tersebut.

Berbeda dengan pernikahan pada umumnya, Fahrul dan pasangan memilih konsep higienis demi menjaga diri, keluarga, dan tamu untuk terhindar dari penyebaran korona di dalam pesta.

Menurut salah satu tamu yang datang di acara, Miftahul Munir, acara pernikahan Fahrul bukan pernikahan biasa. "Sebelum masuk hendak ke ruang pesta saya dicek suhu dulu. Kemudian menyerahkan undangan yang terdapat barcode di dalam undangan tersebut," ujar Munir saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (2/4).

Bagi Munir, pesta yang telah disiapkan jauh-jauh hari itu merupakan pesta pernikahan terhigienis yang pernah ia kunjungi.

Baca juga:Kapolsek yang Gelar Resepsi di Hotel Mulia kini Tugas di Polda

Wajar jika Munir berpendapat demikian. Hampir di setiap satu meter di dalam ruangan pesta disediakan hand sanitizer. Pesta pernikahan tersebut juga menggunakan konsep physical distancing.

"Di situ para tamu yang sudah diizinkan masuk juga diminta agar memakai hand sanitizer," ujarnya.

Pengecekan suhu bukan hanya di situ saja, kira-kira 10 meter kemudian, Munir kembali dicek suhu oleh petugas wedding organizer (WO).

Hanya tamu yang memiliki suhu di bawah 37 derajat celcius yang diizinkan masuk ke dalam ruangan pesta. Lagi-lagi para tamu diwajibkan untuk menggunakan hand sanitizer.

Di dalam pesta, tamu undangan tak diperkenankan berkerumun sambil menikmati sajian yang tentu mewah dan mengenyangkan.

Di dalam ruang itu, physical distancing juga tetap dikedepankan. Para tamu undangan menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya.

Petugas WO pun kerap mengimbau para tamu agar selalu memakai hand sanitizer ketika hendak mengambil makanan.

Baca juga:Gelar Pesta Pernikahan Saat Pandemi, Kapolsek Kembangan Dicopot

Mata Munir tidak salah lihat. Pasalnya, di acara itu ia bertemu dengan beberapa pejabat petinggi polri lainnya seperti Wakapolri Irjen Gatot Eddy Pramono.

Pernikahan pun berjalan lancar dan damai hingga sesudahnya foto-foto pernikahan aparat kepolisian itu tersebar di dunia maya.

Banyak netizen yang kecewa hingga membandingkan pernikahan yang diselenggarakan Sabtu (21/3) dengan pernikahan-pernikahan lain yang harus batal usai Maklumat Polri.

"Bagi kita tetap salah. Dia bilang mengundang dari 2 bulan sebelumnya kalau menurut dia," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Alih-alih tengah berbahagia, Fahrul kini harus kehilangan jabatan sebagai hukuman akibat bandel tetap menggelar pernikahan di tengah wabah korona.

Menurut Yusri, Fahrul telah melanggar disiplin dan juga melanggar Maklumat Kapolri yang sudah tegas untuk menjalankan aturan tersebut.

"Dalam hal ini Maklumat Kapolri tidak hanya berlaku untuk masyarakat saja, tapi berlaku juga untuk anggota Polri dan keluarganya," ujar Yusri kepada wartawan, Kamis (2/4).

"Jadi kalau ada yang tidak menaati maka siapapun itu harus siap dengan segala konsekuensinya," tambahnya.

Berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya, per Kamis (2/4), Fahrul akan dicopot posisinya dari Kapolsek Kembangan dan dimutasikan ke Polda Metro Jaya sebagai analisis kebijakan. (Ykb/A-3)

Baca Juga

Antara

Hari ke-44 Operasi Ketupat, Polri Putar Balik 1.763 Kendaraan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 07 Juni 2020, 17:12 WIB
Hari ke-44, kemarin, pelaksanaan Operasi Ketupat 2020, Polri telah memutar balik 1.763 kendaraan karena pemudik tak memiliki Surat Izin...
Antata

165.922 Warga DKI Jalani Rapid Tes, Bagaimana Hasilnya?

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:48 WIB
Sasaran rapid test ditujukan kepada lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan ibu...
Ilustrasi

Sekda Depok akan Mundur dari Jabatan

👤Kisar Rajaguguk 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:10 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono akan mengundurkan diri sebagai aparatur negara, karena akan mempersiapkan diri mau dalam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya