Kamis 02 April 2020, 19:34 WIB

Inggris Targetkan Prduksi 1.500 Ventilator per Pekan

Antara | Internasional
Inggris Targetkan Prduksi 1.500 Ventilator per Pekan

Antara
Ventilator rumah sakit.

 

KONSORSIUM perusahaan-perusahaan mesin, kedirgantaraan dan Formula Satu Inggris menargetkan untuk memproduksi sedikitnya 1.500 ventilator per minggu selama beberapa pekan mendatang, kata pihak konsorsium tersebut, Kamis (2/4).

Perusahaan yang termasuk dalam konsorsium itu antara lain Airbus, Ford, Rolls-Royce dan BAE bekerja bersama dengan tujuh tim Formula Satu untuk meningkatkan produksi ventilator yang dibuat oleh dua perusahaan di Inggris, Penlon dan Smiths Group.

Perusahaan-perusahaan tersebut menjawab ajakan dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson agar industri dapat membantu penyediaan peralatan kesehatan yang dibutuhkan untuk menyelamatkan jiwa menjelang puncak wabah virus korona baru.

Sebelumnya, Perdana Menteri Boris Johnson pada Rabu menyesalkan data virus korona terbaru yang menunjukkan rekor kenaikan kematian di Inggris, dengan menyebut itu sebagai "hari yang menyedihkan."

Sebelumnya pemerintah Inggris melaporkan jumlah kematian bertambah 563 menjadi 2.352 kematian hingga pukul 1600 GMT pada 31 Maret. "Tak diragukan lagi, ini adalah hari yang menyedihkan," ucap Johnson melalui pesan video yang dibagikan di Twitter.

"Namun mari jangan kita ragukan bahwa jika kita dapat mengikuti program yang saat ini telah ditetapkan dan jika kita bisa mematuhi langkah-langkah yang telah dilakukan bersama, maka saya sepenuhnya yakin bahwa kita akan mulai menurunkan angka-angka tersebut." (OL-12)

 

Baca Juga

AFP

Ada Kerusuhan di Minneapolis, Kondisi WNI Dipastikan Aman

👤Astri Novaria 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:43 WIB
Kerusuhan terjadi mulai Selasa (26/5) malam hingga setidaknya Kamis (28/5) dini hari, diwarnai dengan perusakan dan pembakaran gedung,...
AFP/VALERIE MACON

Restoran dan Salon di Los Angeles Diizinkan Dibuka Lagi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:30 WIB
Restoran di Los Angeles diizinkan menerima makan di tempat dengan kapasitas sebesar 60% dari kapasitas...
AFP/Alberto PIZZOLI

Kematian Akibat Covid-19 di Italia Meningkat Lagi

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 11:15 WIB
Total korban tewas sejak wabah tersebut terungkap pada 21 Februari adalah 33.229, yang merupakan tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya