Kamis 02 April 2020, 10:08 WIB

Bali Perketat Pemeriksaan Pekerja Migran

Arnoldus Dhae | Nusantara
Bali Perketat Pemeriksaan Pekerja Migran

MI/Arnoldus Dhae
Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra

 

PEMPROV Bali terus memperketat  pemeriksaan terhadap para pekerja migran Indonesia (PMI) yang saat ini berbondong-bondong pulang ke Bali. Pemeriksaan itu diperketat mulai dari pintu masuk di Bandara Ngurah Rai hingga dibawa ke berbagai tempat karantina di Bali. Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan,pemeriksaan terhadap para pekerja migran Indonesia ini diperketat karena merujuk pada protokol Covid-19 Indonesia. 

Saat ini Satgas Penangulangan Covid-19 mengoptimalkan langkah skrining di bandara. 

"Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di berbagai belahan dunia, jumlah negara kategori terjangkit dari 10 negara menjadi 11 negara. Tambahan AS yang jumlah kasusnya cukup signifikan.  Sebelas negara terjangkit itu yaitu Tiongkok Daratan , Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, Inggris, Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do di Korea Selatan dan Amerika Serikat," kata Dewa Made Indra, Kamis (2/4).

Ia menambahkan pemeriksaan para pekerja migran ini sudah sesuai protokol Covid-19 Indonesia.

"Jadi kalau di Bandara Ngurah Rai itu lama, tidak ada makan, lapar, bosan menunggunya, harap dipahami juga. Jangan sampai hal ini dipersoalkan. Satgas bekerja untuk menyelamatkan banyak orang. Harap ini didukung," tegasnya.

Menurutnya, gelombang kepulangan para PMI asal Bali terus terjadi sejak pertengahan Maret 2020. Mereka berasal dari berbagai negara di dunia. Kebanyakan dari mereka pulang atau dipulangkan karena situasi dunia yang tak menentu akibat dampak Covid-19. Namun yang menjadi fokus perhatian adalah para PMI dari 11 negara tersebut.
 
Hingga saat ini, para PMI yang telah dikarantina di Bapelkesmas dan BPSDM telah melaksanakan rapid test dan dinyatakan negatif sejumlah 313 orang. Dengan rincian di UPT Bapelkesmas sebanyak 150 orang, dan di BPSDM sebanyak 163 orang. Selama menjalani karantina di kedua lokasi tersebut mereka diperlakukan dengan baik, seperti jaminan makan. 

baca juga: Lapas Pematangsiantar Bebaskan 26 Napi Terkait Covid-19

Satgas mengimbau masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri/isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari, dengan menerapkan protokol  isolasi dirisendiri dengan penuh disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan masyarakat. (OL-3)
 

Baca Juga

Medcom.id

Wagub Kaltim Minta Warga Jaga Persatuan Jelang Pilkada Serentak

👤Rudi Agung 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:03 WIB
Dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur hanya satu kabupaten tidak menggelar Pilkadq serentak. Kaltim dianggap rawan keamanan dengan...
DOK MI

Empat WNA di Balikpapan Terinfeksi Covid-19

👤Rudi Agung 🕔Selasa 07 Juli 2020, 05:48 WIB
Empat WNA yang berada di Balikpapan terpapar covid-19, dua di antaranya sudah sembuh. Saat ini klaster migas dan tambang menjadi penyumbang...
antara

Surabaya akan Terapkan Jam Malam Lagi

👤FAISHOL TASELAN 🕔Selasa 07 Juli 2020, 05:45 WIB
TERUS melambungnya jumlah pasien positif covid-19 di Surabaya, Jawa Timur, memaksa pemerintah kota (pemkot) setempat kembali menerapkan jam...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya