Kamis 02 April 2020, 07:55 WIB

DPRD: Jangan Paksakan Formula E, Bantuan Pangan Lebih Urgen

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
DPRD: Jangan Paksakan Formula E, Bantuan Pangan Lebih Urgen

MI/PIUS ERLANGGA
Uji coba pengaspalan persiapan gelaran Formula E di kawasan Monas, Jakarta.

 

DPRD DKI Jakarta menilai pos anggaran yang masih tersisa untuk Formula E sebaiknya segera dialokasi untuk kebutuhan warga yang terdampak Covid-19. Menurut DPRD, warga tidak ada yang peduli soal event internasional tersebut.

"Masa masih mau juga Formula E tetap diselenggarakan? Sudah enggak ada orang mau datang. Jadi ngapain dipaksakan. Jangan harap (warga) beli tiket buat nonton Formula E, mendingan buat beli beras," ujar Ketua Komisi A DPRD dari Fraksi Demokrat Mujiyono saat dihubungi, Rabu (1/4).

Mujiyono mengatakan total anggaran Formula E Rp1,6 triliun sudah dibayarkan sekitar Rp320 miliar untuk commitment fee.

Baca juga: Hasil Rapid Test: 17.778 Warga DKI Negatif Covid-19

Sisa anggaran yang berada di berbagai pos di SKPD, katanya, harus dialokasi ke bantuan pangan untuk warga yang terdampak Covid-19.

"Nah itu satu hal yang saya sedang desak. Sudah habisin saja dana Formula E. Mau buat apaan sih? Dari awal kan saya minta untuk membatalkan Formula E karena korona. Mereka (Pemprov DKI) enggak yakin, masih bersikeras mengadakan," kata Mujiyono

Pemprov DKI diketahui sedang menggodok bantuan yang akan diberikan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Mujiyono mengusulkan agar bantuan untuk warga menengah ke bawah dan pekerja harian lepas berupa kebutuhan pangan.

"Lebih pas ke bantuan pangan. Yang lebih ideal itu ada peranan wali kota hingga RT/RW. Libatkan polisi dan tentara di situ, dalam mendistribusikan (bantuan). Lewat gugus tugas yang ada di wilayah. Peran gugus tugas salah satunya penanganan dampak ekonomi," jelas Mujiyono

Mujiyono mengaku terus melakukan koordinasi dan monitoring dengan Pemprov terkait pemberian bantuan.

Menurutnya, Pemprov DKI juga tengah memproses data 1,1 juta pekerja harian yang akan diberikan bantuan secara bertahap.

"Sekarang sedang dirumuskan besaran, metode mengikuti perkembangannya. Kalau mereka (Pemprov) berperan untuk mendistribusikan itu dari rumah ke rumah tentunya harus dikoordinasikan dengan baik dengan pihak yang terkait," pungkas Mujiyono. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Tangkap Dua Kurir Narkoba, Polisi Sita 18 Paket Sabu

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 21:55 WIB
Sabu yang disita berasal jaringan Aceh dan akan diedarkan di wilayah hukum Polda Metro...
Dok.MI

4 Pilot Konsumsi Sabu, Kemenhub Janji Tak Akan Intervensi

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 17:51 WIB
Penanganan terhadap dugaan penyalahgunaan narkoba oleh pilot adalah wewenang penuh pihak...
MI/ BARY FATHAHILAH

Dampak Covid-19, Kemiskinan di Depok Meningkat

👤Kisar Rajaguguk 🕔Sabtu 11 Juli 2020, 16:40 WIB
Pandemi covid-19 menyebabkan problem besar di Kota Depok. Satu di antaranya ialah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya