Rabu 01 April 2020, 21:10 WIB

Kabupaten Kuningan Berlakukan Karantina Wilayah Parsial

Nurul Hidayah | Nusantara
Kabupaten Kuningan Berlakukan Karantina Wilayah Parsial

MI/Andry Widyanto
Sejumlah daerah memberlakukian karantina wilayah parsial.

 

MULAI hari ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa barat memberlakukan kebijakan karantina wilayah parsial (KWP). Kebijakan ini diambil untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di wilayahnya..

Kebijakan KWP tertuang dalam surat edaran Bupati Kuningan No 443/1095/BPBD tertanggal 21 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Karantina  Wilayah Parsial di Kabupaten Kuningan. ”Kami menutup seluruh akses keluar masuk seluruh desa/ kelurahan dan beberapa ruas jalan protokol di  wilayah Kabupaten Kuningan,” ungkap Bupati Kuningan, Acep Purnama, Rabu (1/4).  

Ada pun pelaksanaan KWP mulai pembatasan jam operasional bagi aktivitas masyarakat.  Untuk tahap awal, KWP ruas jalan protokol diberlakukan dari mulai pertigaan Cirendang/rest area-taman kota-perempatan pasar darurat (pasar veteran).

Masyarakat dilarang melintasi jalan protokol yang telah ditetapkan mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Selain itu masyarakat juga dilarang untuk berjualan dan beraktivitas yang tidak penting di wilayah kawasan karantina parsial mulai pukul 20.00 hingga 06.00 WIB.

“Untuk desa juga wajib untuk melaksanakannya terhitung mulai hari ini” ungkap Acep. Caranya dengan membuat posko-posko penjagaan  arah pintu keluar masuk desa atau kelurahan.

Namun pemberlakuan kawasan wilayah karantina parsial tersebut menurut Acep tidak berlaku untuk masyarakat dan badan usaha yang melaksanakan sejumlah kegiatan. Seperti penjualan kebutuhan pokok, angkutan logistik/bbm/ai minum kemasan, praktek dokter/apoteker/balai

pengobatan/toko obat, masyarakat yang memerlukan keperluan mendesak seperti sakit dan berobat, pasar tradisional, pasar modern, serta tenaga medis dan relawan penanganan covid-19 dan pertolongan kemanusiaan  lainnya.

Acep juga memerintahkan kepada petugas yang jaga di kawasan karantina parsial untuk memberikan pelayanan bagi masyarakaat yang mendapatkan pengecualian selama pelaksanaan kebijakan tersebut. Caranya, dengan mengantar secara langsung menggunakan kendaraan petugas.

“Pelaksanaan karantina wilayah parsial dimulai 1 April hingga batas waktu yang belum ditentukan,” ungkap Acep. (OL-13)

Baca Juga: Ketahuan Nyabu, Tiga DPRD Gorontalo Direhabilitasi Tiga bulan
Baca Juga: Korban Meninggal Covid-19 di Swiss 378 Orang

 

Baca Juga

Antara

Amankan Pasokan Beras, Percepat Musim Tanam Kedua

👤Palce Amalo 🕔Jumat 29 Mei 2020, 21:55 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan pihaknya melakukan gerakan percepatan tanam padi di lahan seluas 5,6 juta hektare...
MI/Djoko Sardjono

Takmir Masjid Al Aqsha Klaten Siap Masuki New Normal

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 29 Mei 2020, 20:25 WIB
TAKMIR Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Jawa Tengah, siap menyambut new normal di tengah pandemi...
Dok.Pemprov Jabar

Emil Sebut 15 Kabupaten/Kota di Jabar Siap Jalankan New Normal

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 29 Mei 2020, 20:25 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) memastikan terdapat 15 kabupaten/kota di wilayahnya yang siap menjalani pola hidup normal baru (new...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya