Rabu 01 April 2020, 20:09 WIB

KKP Genjot Produktivitas Perikanan

Hilda Julaika | Ekonomi
KKP Genjot Produktivitas Perikanan

ANTARA
Warga menjemur ikan di Pantai Desa Tanjung, Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (1/4/2020).

 

MESKI tengah dilanda pandemi virus korona (covid-19) yang menyebabkan penurunan permintaan produk perikanan, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta pelaku usaha perikanan terus menggenjot produktivitas di sektor perikanan. Langkah ini diharapkan menjadikan Indonesia negara yang paling siap menyediakan pangan, khususnya bidang perikanan, setelah pandemi berakhir.

"Produktivitas harus tetap digenjot. Karena bagaimanapun juga, selama maupun setelah COvid-19, orang butuh makan. Mudah-mudahan setelah pandemi ini, Indonesia adalah negara yang paling siap dalam rangka menyediakan, menyiapkan pangan untuk masyarakatnya, khususnya di bidang perikanan," ujarnya di Jakarta, Rabu (1/4).

Menteri Edhy menjelaskan sektor yang digenjot tidak hanya perikanan tangkap tapi juga budidaya. Untuk perikanan budidaya, potensi panennya mencapai 240 ribu ton dalam kurun waktu April hingga Juni 2020. Rinciannya 100 ribu ton untuk potensi panen udang, dan sisanya untuk komoditas perikanan budidaya air laut dan tawar.

"Untuk perikanan tangkap juga terus berproduksi, namun angkanya belum bisa dipastikan karena itu tergantung hasil tangkapan. Beda dengan sektor budidaya yang memang bisa dihitung," tambahnya. (E-3)

Baca Juga

Dok. Istimewa

Gelombang 4 Kartu Prakerja, Latihan Barista & Usaha Kopi Diminati

👤Gana Buana 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:52 WIB
Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Pra Kerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, dua materi tersebut merupakan suatu pelatihan yang...
Antara/Audy Alwi

Ini Penyesuaian Pemasaran Asuransi dari OJK di Masa Pandemi Covid

👤Hilda Julaikan 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:45 WIB
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Riswinandi kebijakan itu dikeluarkan sebagai upaya OJK menjaga kinerja dan stabilitas industri...
Ilustrasi

Darurat Covid-19 Indonesia, Bank Dunia Siapkan Rp3,67 Triliun

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 21:50 WIB
Pendanaan ini akan mendukung Indonesia mengurangi risiko penyebaran, meningkatkan kemampuan mendeteksi, serta meningkatkan tanggapan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya