Rabu 01 April 2020, 12:43 WIB

Saat Pandemi, Saat Sineas Mengulik Ide Lama

Fathurrozak | Weekend
Saat Pandemi, Saat Sineas Mengulik Ide Lama

123RF
Ilustrasi

Pada situasi pandemi Covid-19 saat ini, para pekerja film ikut terdampak. Proses syuting maupun rilis film tidak bisa dilakukan. Beberapa sineas telah menunda produksi mereka. Juga yang siap merilis film, harus memundurkan jadwal tayang. Salah satu yang bisa dilakukan oleh sutradara, menurut BW Purbanegara, ialah melihat ide-ide lama.

Menurut BW, hal utama yang bisa dilakukan oleh para sineas saat ini ialah melihat kembali ide-ide lama mereka untuk dituliskan.

“Saatnya mencoba merenungkan lagi, bolak balik file lama yang dulu pernah dibuat. Susun ulang, dan bikin perencanaan film yang lebih bagus. Ketika badai ini sudah berlalu dan bisa kembali syuting,  akan ada banyak ide cemerlang,” terangnya dalam tayangan langsung sesi Directors One on One bersama Edwin di akun Instagram IFDC (Indonesian Film Directors Club), pada Selasa, (31/3).

“Setelah sekian bulan terkurung di rumah, semoga ada banyak karya baru,” sambungnya.

Saat ini, BW yang tengah menetap di Bali sedang dalam proses penulisan film terbarunya berjudul Lelaki dalam Lemari. Film itu berkisah tentang dua difabel, tunanetra dan tuli, seperti karakter dalam filmnya yang lain, Bermula dari A. kedua teman ini mengantar jenazah temannya akibat kecelakaan, dari Yogyakarta ke Bali. Meski ia mengatakan dalam masa pandemi yang bisa dilakukan ialah menulis, BW justru terdistraksi dengan situasi saat ini.

“Agak terhenti karena kepalaku terdistraksi oleh korona. Mungkin kalau akunya santai-santai aja, ya bisa-bisa aja nulis. Namun bagaimana pun juga apa yang muncul di berita kadang bikin khawatir dan itu memengaruhi proses penulisan. Otakku enggak bisa steril untuk kemudian tidak terpengaruh hal itu.”

Tema kematian kembali muncul dalam calon film barunya. Setelah sebelumnya, Ziarah juga berbicara tentang silang sejarah dan kematian. BW melihat tema ini menjadi salah satu yang penting baginya dalam praktik sinemanya.

“Kadang spontan barangkali. Tapi pengalaman sehubungan dengan kematian, aku punya pengalaman itu, pada masa tsunami Aceh. Sempat jadi relawan dan mengevakuasi mayat, dan itu banyak sekali. Ya mungkin saat itu aku melihat kematian menjadi sesuatu yang penting untuk direnungkan.” (M-2) 

Baca Juga

NASA/BILL INGALLS

Akhir Pekan ini, NASA dan SpaceX Bersiap Ukir Sejarah

👤Bagus Pradana 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 11:15 WIB
Peluncuran dijadwalkan pada Sabtu atau Minggu ini, tergantung kondisi...
AFP/JOHANNES EISELE (STF)

Arloji Cerdas dikembangkan untuk Deteksi Corona

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 19:35 WIB
Fitbit, bersama dengan Apple, juga berkolaborasi dengan Stanford Healthcare Innovation Lab dalam COVID-19 Wearables...
Unsplash/ William Iven

Tabungan Bertambah Saat WFH? Anda Tetap Disarankan Berhemat

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:55 WIB
Meski banyak orang yang turun pendapatan karena pandemi, banyak pula yang tabungannya justru bertambah karena beruntung masih bergaji penuh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya