Rabu 01 April 2020, 06:40 WIB

Yasonna Pulangkan Sementara 30 Ribu Napi

Candra Yuri Nuralam, Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Yasonna Pulangkan Sementara 30 Ribu Napi

MI/MOHAMAD IRFAN
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

 

MENTERI Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly memulangkan sementara 30 ribu narapidana umum dan anak di tengah wabah virus korona (covid-19). Pemulangan sementara itu ditujukan untuk mengurangi penyebaran virus korona di lingkungan lapas.

"Benar melalui Permenkumham nomor 10 tahun 2020, kita merelaksasi pemberian asimilasi, pembebasan bersyarat (PB), cuti menjelang bebas (CMB), dan cuti bersyarat (CB)," kata Yasonna kepada Medcom.id, Rabu (1/4).

Yasonna mengatakan pemulangan sementara itu bukan berarti dibebaskan. Para napi umum dan anak diharamkan keluar rumah selama masa pemulangan sementara berlangsung.

"Asimilasi harus berada di rumah, tetapi tetap dibawah pengawasan Bapas. Dari exercise permen di atas, kami dapat mengeluarkan lebih dari 30.000 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)," ujar Yasonna.

Yasonna menjelaskan kebijakan itu merupakan kewenangannya sebagai menteri. Dengan pengurangan 30 ribu napi ini bisa sedikit meringankan permasalahan kepenuhan penghuni dalam lapas. Yasonna juga mengaku masih meracik strategi lain untuk permasalahan kepenuhan penghuni dalam lapas ini. Dia tidak ingin lapas menjadi tempat penyebaran virus korona.

baca juga: Pembatasan Skala Besar Dimulai

"Dengan jumlah 271.000 lebih napi dan tahanan, berkurang 30 ribuan masih overkapasitas. Maka kami sedang mengkaji perubahan PP, untuk menambah jumlah yang memperoleh PB, CMB, CB dan asimilasi. Sedang kami simulasi dan hitung," tutur Yasonna. (OL-3)

Baca Juga

medcom.id

Pelaku Usaha Ingin RUU Cipta Kerja Disahkan

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 08:45 WIB
Ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan semangat RUU Cipta Kerja adalah memudahkan...
Dok Kejagung

Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

👤RO/Micom 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 08:24 WIB
Honggo Wendratno divonis 16 tahun dan membayar uang pengganti USD128...
MI/Soleh

Kuasa Hukum tak Tahu Djoko Tjandra Ganti Ejaan Nama

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 08:09 WIB
Kuasa hukum mengaku ejaan nama kliennya adalah Joko Soegiarto Tjandara. Nama yang didaftarkan dalam sidang PK di PN...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya