Selasa 31 Maret 2020, 20:36 WIB

Saat Pandemi Covid-19, Petani Sumenep tetap Panen

mediaindonesia.com | Ekonomi
Saat Pandemi Covid-19, Petani Sumenep tetap Panen

DOK KEMENTAN

 

Wabah virus korona alias pandemi Covid-19 bukan jadi penghalang bagi petani Sumenep untuk berupaya meningkatkan produksi hasil pertanian. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Arif Firmanto mengatakan, jika saat ini petani sudah memasuki masa panen untuk komoditas padi, jagung serta bawang merah.

"Saya optimistis masa panen di bulan Maret-April 2020 bisa memenuhi target rencana produksi sebagai bagian dari jaminan ketersediaan stok pangan nasional," begitu kata Arif di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa(31/03/20).

Kadis Arif menyebut, luas panen padi di Sumenep pada Maret 2020 mencapai luas 19.157 ha dan panen padi pada April 2020 seluas 10.398 ha. Tidak hanya itu, Sumenep juga akan panen jagung pada Maret 2020 seluas 57.332 ha serta pada April 2020 seluas 41.868 ha.

Selain itu bawang merah juga sudah memasuki masa panen. Untuk Maret 2020 ini, seluas 425 ha siap untuk panen dan pada April 2020 ada seluas 300 ha. 

“Sejak pertengahan Maret 2020, petani di sejumlah kecamatan atau desa di Sumenep sudah panen jagung dan bawang merah. Pada akhir Maret hingga April, banyak petani yang panen padi. Alhamdulillah, masa panen awal 2020 ini, petani benar-benar senang dan semangat bertani,” terang Kadis Arif.

Jika ditotal, luas lahan pertanian Sumenep yang siap panen di bulan Maret-April 2020 berjumlah 29.555 ha untuk lahan padi, seluas 99.230 ribu ha untuk lahan jagung dan seluas 725 ha untuk lahan bawang merah.

"Walaupun sedang masa panen, saya mengimbau kepada para petani Sumenep agar tetap melakukan langkah preventif sesuai SOP dalam mencegah virus Covid-19 ini," ucapnya. 

Arif menerangkan langkah konkrit Dispertahortbun Sumenep dalam mencegah penyebaran Covid-19 sebagaimana anjuran Kementerian Pertanian adalah memasang banner yang bisa menjadi pedoman petani dalam mencegah penyebaran virus (Kementan) serta mengoptimalkan pengunaan alsintan apabila beraktivitas di ladang atau saat masa panen.

“Kami sangat bersyukur, walau tengah dilanda virus Covid-19, para petani Sumenep tetap semangat bekerja di lahan sawah mereka. Dukungan berupa sarana dan prasarana pengairan, bantuan alsintan, penanganan panen dan pasca panen dan adanya penambahan alokasi kebutuhan pupuk bersubsidi pada bulan Maret 2020 sangat membantu,” papar Arif.

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menuturkan bahwa Kementan bersama pemerintah terus berkoordinasi mengamankan produksi pangan dan kesehatan para petani dan petugas lapangan. Hal ini penting agar kegiatan budidaya dan panen terus dilakukan sehingga produksi pangan saat wabah virus Covid-19 tetap meningkat.

"Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, kita meminta para petani dan semua pihak agar selalu menjaga kesehatan dengan cuci tangan pakai sabun, melakukan social distancing dan ikuti anjuran pemerintah. Semuanya harus tetap semangat meningkatkan produksi guna memasok pangan secara cukup bagi masyarakat," ujarnya. 

Selain produksi, Suwandi menegaskan Kementan bersama pihak Kepolisian dan pemerintah daerah menjamin harga pangan petani yang menguntungkan. Kementan juga mendorong tindakan tegas aparat berwajib untuk memberi efek jera kepada oknum yang sengaja menaikkan harga dan menimbun bahan pangan.
 
"Sehingga, harga beras di tengah pandemi korona ini tidak ada pihak yang mengambil untung dengan cara tidak wajar. Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, jika ada penimbunan, kami gerak cepat bersinergi dengan pihak Kepolisian," ucapnya.

Direktorat Tanaman Pangan Kementan akan terus memantau pergerakan harga dan stok pangan di seluruh daerah sehingga petani dan masyarakat tidak perlu resah.

"Jangan biarkan publik panik sehingga terjadi yang namanya panic buying. Kita usahakan mulai dari kebutuhan hingga produksi dalam negeri tetap berjalan," sambung Suwandi. (RO/OL-10)

Baca Juga

Dok. Istimewa

Gelombang 4 Kartu Prakerja, Latihan Barista & Usaha Kopi Diminati

👤Gana Buana 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:52 WIB
Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Pra Kerja Panji Winanteya Ruky mengatakan, dua materi tersebut merupakan suatu pelatihan yang...
Antara/Audy Alwi

Ini Penyesuaian Pemasaran Asuransi dari OJK di Masa Pandemi Covid

👤Hilda Julaikan 🕔Jumat 29 Mei 2020, 22:45 WIB
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Riswinandi kebijakan itu dikeluarkan sebagai upaya OJK menjaga kinerja dan stabilitas industri...
Ilustrasi

Darurat Covid-19 Indonesia, Bank Dunia Siapkan Rp3,67 Triliun

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 21:50 WIB
Pendanaan ini akan mendukung Indonesia mengurangi risiko penyebaran, meningkatkan kemampuan mendeteksi, serta meningkatkan tanggapan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya