Selasa 31 Maret 2020, 22:10 WIB

Aksi KKB di Papua Tindakan Terorisme

Media Indonesia | Nusantara
Aksi KKB di Papua Tindakan Terorisme

Dok.Mabes Polri
Aparat menolong korban penembakan KKB ke ambulans

 

AKSI penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di area PT Freeport Indonesia (FI), Timika, Papua dinilai sudah masuk kategori terorisme.

Komnas HAM perwakilan Papua Frits Ramandey mengatakan, yang dilakukan KKB sudah selayaknya disebut sebagai teroris kelas dunia. Karena aksinya sama persis dengan teroris yang menjadi musuh dunia.

“Mereka beraksi tanpa mempedulikan dunia yang sedang mengalami musibah. Selayaknya pemerintah menyebut KKB ini sebagai teroris kelas dunia,” ujar Frits dalam siaran pers yang dilansir Mabes Polri di Jakarta, Selasa (31/3).

Tembakan KKB yang membabi buta itu menewaskan satu karyawan PT FI asal Selandia Baru. Sedangkan dua karyawan lainnya mengalami luka.

Frits juga mengatakan, "Terorisme itu perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal."

Para korban tersebut adalah Graeme Thomas Weal (57/WNA), Jibril Bahar (50), dan Ucok Simanungkalit (52). Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw membenarkan informasi terkait penembakan pada Senin (30/3) tersebut.

"KKB melakukan penyerangan dengan menembaki karyawan saat berada di OB 1 Kuala Kencana. Aksi penembakan ini diduga dilakukan oleh KKB pimpinan Joni Botak," ucap Kapolda.

Saat ini, lanjut Irjen Paulus, personel Ops Nemangkawi, Polres Mimika, dan anggota Gegana Den B Pelopor sedang melakukan pengejaran.

Aparat keamanan mendapatkan informasi kalau aksi penembakan terjadi pada pukul 14.15 WIT.  Personel Ops Nemangkawi bersama Satgas Amole dan Polres Mimika merespons cepat dengan menuju lokasi.

Personel Ops Nemangkawi melakukan pengejaran ke dalam hutan yang berada di Kuala Kencana. Informasi yang didapat ada tiga pelaku membawa senjata laras panjang. Para pelaku penembakan diduga adalah Joni Botak, Guspi Waker, Lino Mom, Antonius Aim, Abubakar Kogoya, Tepau J, Tandi Kogoya. (RO/O-2)

Baca Juga

MI/MOAT ANGGA

Sikka Bangun 14 Ruang Isolasi Termasuk untuk Bayi Positif Korona

👤Gabriel Langga 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:15 WIB
Untuk mengantisipasi membludaknya pasien, sambung dia, Pemkab Sikka tengah membangun 14 ruangan isolasi di 14 puskesmas rekanan yang...
Mi/Martinus Solo

Tim Gabungan Gelar Patroli Malam di Laut Sorong

👤Martinus Solo 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 13:00 WIB
Patroli dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan penyebaran pandemi covid-19 di Kota Sorong melalui laut oleh nelayan dan masyarakat yang...
MI/Djoko Sardjono

Terdampak Covid-19, Pekerja di Objek Wisata Klaten Dapat Bantuan

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:15 WIB
Para pekerja di lingkungan objek wisata yang terkena dampak pandemi Covid-19, seperti tukang parkir, pedagang, satpam, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya