Selasa 31 Maret 2020, 17:50 WIB

Karena Covid-19, Pergerakan Dari-Menuju Jakarta Harus Dibatasi

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Karena Covid-19, Pergerakan Dari-Menuju Jakarta Harus Dibatasi

MI/Bary Fathahilah
Sejumlah bus angkutan umum antarkota antarprovinsi (AKAP) berhenti menunggu penumpang di putaran balik Jalan T.B. Simatupang,

 

Kementerian Perhubungan menunda rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyetop operasi bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar jemput antar provinsi (AJAP) dari dan menuju Jakarta. Semula rencana itu akan dieksekusi pada Senin (30/3) mulai pukul 18.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut ia tidak kuasa melawan penundaan itu karena izin operasi bus AKAP dan AJAP di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Ia mengaku sudah membahas penghentian operasi ini secara matang bersama Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub.

“Tentu perlu dipahami bahwa perizinan bus AKAP itu kan dari kementerian ya. Sebenarnya untuk pelaksanaan ini, kita sudah lakukan pembahasan beberapa kali dan terakhir hari Minggu (29/3), disepakati untuk dilakukan penutupan yang kemarin,” kata Syafrin saat dihubungi, Selasa (31/3).

Hingga kini, ia pun menunggu arahan Kemenhub yang menyampaikan akan mengadakan kajian dampak ekonomi sebelum mematangkan rencana itu.

Baca juga: Perlu Kajian Ekonomi, Luhut Tunda Penghentian Operasi Bus AKAP

Jakarta yang sudah menjadi episentrum penyebaran covid-19 adalah alasan dibalik Syafrin berbicara tujuan penyetopan operasi bus AKAP dan AJAP. Jakarta, menurut Syafrin, menjadi pusat atau zona merah wabah korona di Indonesia.

“Perlu dipahami bahwa Jakarta ini sudah jadi episentrumnya wabah covid-19. Yang keluar dari Jakarta itu, yang sehat, tapi sebetulnya bisa saja sudah terpapar. Begitu yang bersangkutan sudah terpapar merasa sehat, dia menjadi 'carrier' buat masyarakat lain yang di luar zona merah ini,” ujarnya.

Menurut Syafrin, Kemenhub saat ini sedang mengkaji dampak ekonomi dari larangan tersebut. Pemprov DKI Jakarta, hanya menunggu arahan selanjutnya.

Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta merencanakan penyetopan bus AKAP, AJAP dan bus pariwisata jurusan Jakarta. Kebijakan itu, seharusnya berlaku pada Senin (30/3) pukul 18.00 WIB.

"Sesuai rapat kami kemarin sore bersama Dirjen Perhubungan Darat, Kepala BPTJ, juga Dirjen Bina Marga, banyak stakeholders lainnya. Itu sepakati mulai hari ini, jam 18.00 WIB itu kita akan melakukan pelarangan operasional bus dari Jakarta, dari Jabodetabek," ucap Syafrin kepada wartawan, Senin (30/3).

Namun Kemenhub menolak rencana tersebut. Kemenhub menyebut belum ada kajian ekonomi terkait dengan kebijakan penyetopan operasi bus tersebut. (OL-14)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Berencana Rusuh, Polisi Periksa Delapan Pendemo Depan DPR

👤Yakub Pryatama 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 11:25 WIB
"Delapan orang ini yang ada unsur pidana di situ. Misalnya ada yang bawa bom molotov. Ada yang bawa...
Ilustrasi/Medcom.id/ Mohammad Rizal

Dua Pelaku Pengganjal Atm di Tambora Diringkus Polisi

👤Yakub Pryatama 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 11:10 WIB
Pelaku yang sedang mengantre di belakang korban kemudian berpura-pura ingin membantu korban, lalu mengecoh untuk menukar kartu atm milik...
MI/Moh Irfan

Kegiatan CFD di Jakarta Selatan Ditiadakan

👤Antara 🕔Sabtu 15 Agustus 2020, 09:37 WIB
Hasil evaluasi PSBB transisi di tingkat provinsi masih banyak ditemukan pelanggaran di kawasan khusus seperti membawa balita, masih ada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya