Senin 30 Maret 2020, 19:27 WIB

Hadapi Covid-19, Pengadaan Alat Pelindung Diri Semakin Digenjot

Mediaindonesia.com | Humaniora
Hadapi Covid-19, Pengadaan Alat Pelindung Diri Semakin Digenjot

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Ilustrasi: Alat Pelindung Diri

 

TENAGA medis Indonesia tidak bisa bergerak sendiri dalam menghadapi virus covid-19 yang penularannya saat ini terus meningkat. Mereka harus didukung oleh semua pihak salah satunya dalam aspek tersedianya alat pelindung diri (APD).

"Kami tergerak untuk memberikan bantuan donasi APD kepada tenaga medis Indonesia khususnya yang berjuang dan bekerja di lini depan pada rumah sakit-rumah sakit di Indonesia," ujar Presiden Direktur Tempo Scan Group Handojo Muljadi dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (30/3).

Baca juga: Polsek Gambir: Pemalakan di Cideng tidak Ada. Itu Hoaks!

APD tersebut akan semakin menambah stok yang selama ini memang sangat dibutuhkan. Sejumlah organisasi profesi tenaga kesehatan sebelumnya meminta jaminan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai untuk menjamin keselamatan saat penanganan wabah covid-19.

"Kami meminta terjaminnya Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai untuk setiap tenaga kesehatan," demikian pernyataan bersama lima organisasi profesi melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia Daeng M Faqih, Kamis (27/3).

Terkait bantuan APD, Handojo mengatakan, pihaknya akan berdonasi Rp6,7 miliar. Selain APD, pihaknya juga memberikan bantuan berupa rapid test, produk obat-obatan, vitamin, minuman, susu anak-anak, hand sanitizers, disinfectants, sabun, dan pembersih lantai. Total bantuan mencapai Rp17,5 miliar.

"Bantuan donasi tersebut kami rencanakan bisa terealisasi secara bertahap dan kami usahakan untuk bisa dituntaskan pada awal bulan Mei 2020," cetus dia.

Baca juga: Tumbuhnya Gerakan Tolong-Menolong di Masa Social Distancing

Di tempat terpisah, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Korona Achmad Yurianto mengatakan pemerintah telah melakukan pengadaan 191.666 set APD dan didistribusikan ke seluruh provinsi serta rumah sakit yang membutuhkan.
 
"Pemerintah telah mengadakan APD sebanyak 191.666 set dan terdistribusi ke seluruh provinsi serta rumah sakit yang membutuhkan," katanya dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (30/3).

Berdasarkan informasi yang diunggah pemerintah melalui situs www.covid19.go.id, hingga Senin 30 Maret 2020 pukul 12.00 WIB, jumlah positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 1.414 jiwa. Mereka yang sembuh sebanyak 75 jiwa sementara yang meninggal dunia sebanyak 122 jiwa. (Ant/A-3)

Baca Juga

Antara/Hani Sofia

Ibadah Haji Ditiadakan, Pemerintah Harus Kembalikan Uang Jamaah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:35 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina meminta kepada pemerintah untuk mengembalikan uang haji warga yang gagal...
AFP

Penantian 20 Tahun Makin Panjang Karena Pelarangan Haji

👤Lina Herlina 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:24 WIB
Andi Surawati, 42, mengaku kecewa dengan kondisi tersebut, lantaran di Soppeng, daftar tunggunya itu sekitar 20...
MI/Permana

Layanan SIM Keliling Belum Beroperasi

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 15:10 WIB
Layanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan menggunakan mobil keliling belum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya