Senin 30 Maret 2020, 14:40 WIB

Wali Kota Solo Ancam Pemudik akan Dikarantina

Widjajadi | Nusantara
Wali Kota Solo Ancam Pemudik akan Dikarantina

Antara
Antisipasi pemudiik

 

PEMKOT Surakarta langsung mengisolasi perantau yang nekat mudik ke Solo. Tindakan tegas ini untuk mencegah penyebaran dan pencegahan wabah virus korona atrau covid-19 makin meluas. 

"Saya ingatkan percuma mudik, sebab akan langsung dikarantina di Gedung Graha Wisata selama 14 hari," janji Wali kota Fx Hadi Rudyatmo kepada wartawan di Balaikota, Senin (30/3).

Menurut dia, Kota Solo sebagai wilayah zona merah korona, jangan sampai menjadi lebih parah karena kedatangan para pemudik yang juga datang dari daerah zona merah. Karena itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covd 19 (PPC) siapkan langkah langkah tegas dalam upaya memutus persebaran virus korona.

Seluruh pengurus RT dan RW sebagai gugus tugas PPCÂ  di lingjungan terkecil dan bahkan terdepan, juga diminta mendata setiap pendatang atau perantau yang pulang.

Pemkot, lanjut Wali kota Rudy, kini sudah mempersiapkan tiga gedung untuk para ODP. Khusus gedung Graha Wisata untuk mengisolasi perantau, sementra Ndalem Joyokusuman di Gajahan dan Ndalem Priyo Suhartan di Mutihan untuk menampung para ODP.

Untuk kepentingan mengisolasi para ODP dan pemudik ini,Pemkot tekah mempersiapkan anggaran yang dikelola oleh Asisten I, II dan III. " Soal gedene anggaran ojo takon aku, tapi semua sudah dipersiapkan untuk tiga bulan kedepan," katanya.

Dia berharap dalam upaya memutus mata rantai virua korona,banyak kebijakan yang ditempuh. Bahkan para pemilik kos kosan pun dilarang untuk menerima penghuni baru.

" Ini kita sudah jelek menjadi wilayah zona merah, karena itu pemilik kos harus menhentikan sementara penerimaan penghuni baru sampai kondisi normal lagi atau menjadi zona hijau lagi. Kalau sekarang nekat ya langsung dicabut perizinannya," imbuhnya.

Begitu halnya, jangan sampai ada pertemuan pertemuan di hotel yang diadakan pihak luar, mengingat Kota Solo masuk sebagai Zona merah. " Pokoke ojo mlebu sik ning Solo, ini zona merah, supaya tidak persebaran baru dari luar," imbuhnya. 

Sementara itu, Sekda Kota Solo Ahyani yang mendampingi walikota Rudy menjelaskan, saat ini ada satu pasien positif korona yang dirawat di RSUD dr Moewardi mengalami kesembuhan. " Namanya Purwanti, isteri pasien korona yang meninggal beberapa waktu lalu," katanya.

Sementara itu hingga kini pasien dalam pengawasan (PDP) covid 19 yang dirawat ada 26, yang sembuh 7 orang.Untuk ODP ada 162 orang dengan rinciannya rawat inao 6 orang dan 156 karantina mandiri. (OL-13)

Baca Juga: 121 TKI Pulang ke Sampang, Bus Pengangkut Disterilisasi
Baca Juga: Dalam Sehari, 292 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Prancis

Baca Juga

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp.

Dana Bergulir, Pertamina MO I masih Rp17,7 M

👤 (YP/N-2) 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:35 WIB
PANDEMI membuat kebanyakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)...
Dok.MI

Gempa 6,1 SR Guncang Jepara, Jateng

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:29 WIB
Adapun lokasi gempa adalah 53 kilometer arah Barat Laut Jepara,...
(Rendy Ferdiansyah)

Ekspor Hasil Pertanian Jalan Terus

👤(RF/N-2) 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:25 WIB
TEKANAN berat wabah covid-19 tidak memperlambat laju ekspor hasil pertanian dari Bangka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya