Senin 30 Maret 2020, 07:30 WIB

Penyiapan Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Mekah Hampir Final

Siswantini Suryandari | Humaniora
Penyiapan Akomodasi Jemaah Haji Indonesia di Mekah Hampir Final

DOK KEMENAG
Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa persiapan layanan akomodasi untuk ibadah haji di Mekah sudah hampir final. 

 

KONSUL Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengatakan bahwa persiapan layanan akomodasi untuk ibadah haji di Mekah sudah hampir final. 

"Akomodasi Mekah penyiapannya sudah hampir final. Sampai saat ini sudah ada deal atau kesepakatan harga untuk 204.755 orang atau sekitar 97.75% dari total kebutuhan," ujar Endang Jumali dari Jeddah dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3).

"Adapun untuk Madinah, sudah ada deal harga untuk 21.015 jemaah atau baru sekitar 34% dari target," sambungnya.

Untuk konsumsi, tim penyedia layanan sudah menyelesaikan proses verifikasi dokumen dan verifikasi faktual atau lapangan. Selanjutnya adalah negosiasi harga dengan pendaftar yang lolos verifikasi. 

"Sekarang tim sudah deal harga dengan 25 perusahaan konsumsi di Mekah," jelas Endang.

"Untuk penyediaan layanan konsumsi jemaah di Madinah dan Bandara, belum masuk tahap negosiasi harga," sambungnya.

Menurut Endang, penyediaan layanan akomodasi dan konsumsi ditargetkan selesai pada minggu kedua bulan April. Adapun untuk layanan transportasi, saat ini baru menyelesaikan tahapan penilaian serta verifikasi dokumen dan lapangan. Prosesnya, ditargetkan selesai pada akhir April 2020. Endang menambahkan bahwa saat ini proses pengadaan layanan akomodasi dan konsumsi masih terfokus di Mekah. Tim di Mekah belum bisa ke Madinah seiring adanya pengetatan aturan dan pemberlakuan jam malam di Arab Saudi. Sementara proses pengadaan transportasi berlangsung di Jeddah.

"Waktu efektif tim penyedia layanan di Saudi saat ini hanya pagi hingga jam 13.00," tutur Endang Jumali.

baca juga: Pecandu Internet Malas Belajar

Endang memastikan bahwa proses pengadaan akan berhenti sampai pada tahapan berita acara kesepakatan, belum sampai proses kontrak dan pembayaran uang muka. Kontrak dan pembayaran uang muka akan dilakukan setelah sistem e-Hajj dibuka kembali.

"Belum ada pembayaran, baik untuk layanan akomodasi, konsumsi, maupun transportasi," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Regina Safri

Anggito Bantah Pembatalan Haji Untuk Perkuat Rupiah

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:58 WIB
Anggito  menepis anggapan bahwa pernyataan skema penguatan rupiah dengan dana haji merupakan alasan pemerintah membatalkan...
ist

Badan POM Bagi Resep Pangan Aman

👤 (Fer/Ata/H-1) 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:30 WIB
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) mengharapkan masyarakat dapat memahami pangan yang aman, bagaimana cara penyajiannya, distribusi,...
MI/Adam Dwi

Jemaah Ikhlas Menunggu Satu Tahun

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 04 Juni 2020, 05:16 WIB
Para jemaah haji dapat menarik kembali dana yang sudah disetorkan. Namun, jika ingin kembali berangkat ke Tanah Suci, mereka wajib...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya