Senin 30 Maret 2020, 07:03 WIB

MRT Perlambat Headway Jadi 20 Menit

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
MRT Perlambat Headway Jadi 20 Menit

MI/Susanto
PT MRT Jakarta memberlakukan perubahan selang waktu keberangkatan kereta (headway) menjadi 20 menit mulai Senin (30/3/2020).

 

PT MRT Jakarta (Perseroda) kembali melakukan perubahan kebijakan layanan operasi yaitu perubahan selang waktu keberangkatan kereta (headway) menjadi 20 menit sepanjang jam operasional. Kebijakan ini terkait perpanjangan status tanggap darurat bencana Covid-19 hingga 19 April mendatang yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Kebijakan efektif diberlakukan mulai Senin 30 Maret 2020. Perubahan kebijakan layanan operasi juga didasarkan pada evaluasi jumlah penumpang MRT Jakarta selama satu pekan terakhir," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin dalam keterangan resminya, Minggu (29/3).

Sebelumnya pada 26 Maret lalu PT MRT Jakarta telah memperlambat headway yang semula 5 menit pada jam sibuk dan 10 menit pada jam reguler menjadi 10 menit di semua jam operasional. Pria yang akrab disapa Kamal itu menjelaskan jumlah penumpang semakin menurun secara signifikan dibandingkan dengan ketika dalam kondisi normal.

Penurunan jumlah penumpang mulai terlihat pada 24 Maret mencapai 10.912 orang menjadi 9.395 orang pada 26 Maret. Jumlah penumpang kembali turun ke angka 8.685 orang pada 27 Maret dan 3.309 orang pada 28 Maret. Kamal menegaskan meskipun diberlakukan perubahan kebijakan pola operasi kereta, PT MRT Jakarta tetap mengoptimalkan layanan MRT Jakarta dengan tetap memberlakukan jam operasional pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Selain itu, pembatasan jumlah penumpang maksimal 60 orang per kereta (gerbong) atau 360 orang persatu rangkaian kereta serta pengetatan penerapan personal hygiene dan physical distancing. Pengelolaan antrian penumpang juga tetap dilakukan dengan baik untuk menerapkan physical distancing.

PT MRT Jakarta mendukung penuh kebijakan Pemerintah dalam mengimbau masyarakat agar bekerja, belajar dan beribadah dari rumah guna menghambat penyebaran covid-19.

baca juga: Ketua DPRD PDIP DKI Jakarta Tolak Pemberlakuan Karatina Wilayah

"Mari bersama-sama cegah penyebaran covid-19 dengan terus menjaga kesehatan, kebersihan diri (personal hygiene), serta selalu terapkan jarak fisik (physical distancing) dengan menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain," tukasnya.(OL-3)

Baca Juga

 MI/ARYA MANGGALA

Besok, DKI Gelar Salat Jumat Berjemaah di Masjid Balai Kota

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 04 Juni 2020, 09:45 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengungkapkan pelonggaran bertahap bakal dilakukan Pemprov DKI Jakarta usai masa PSBB di Ibu...
MI/Saskia Anindya Putri

Kebijakan Ganjil Genap Tunggu Kelanjutan PSBB

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 08:36 WIB
Sambodo berjanji pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih lanjut ke masyarakat mengenai kelanjutan sistem pembatasan kendaraan berdasarkan...
MI/Susanto

Personel Polri Dilarang Bermain Anggaran

👤Siti Retno Wulandari 🕔Kamis 04 Juni 2020, 07:50 WIB
SELURUH jajaran Korps Bhayangkara diingatkan untuk tetap meningkatkan dedikasi, loyalitas, serta menggunakan anggaran secara tepat dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya