Minggu 29 Maret 2020, 13:08 WIB

Jangan Abaikan Tiga Sumber Penularan Covid-19

Atalya Puspa | Humaniora
Jangan Abaikan Tiga Sumber Penularan Covid-19

AFP
Ilustrasi virus korona dalam sebuah karya seniman asal Inggris, Luke Jerram.

 

MASYARAKAT harus mewaspadai tiga sumber penularan virus korona (covid-19) yang seringkali dilupakan dan dianggap remeh.

Ketua Aliansi Telemedia Indonesia, Purnawan, mengungkapkan terdapat tiga sumber penularan covid-19. Mulai dari barang yang dibeli secara daring, uang tunai, hingga interaksi lintas generasi, yaitu antara cucu dan kakek/nenek.

"Barang-barang yang kita terima secara online itu kan tidak tahu bagaimana prosesnya, bagaimana yang ngantar. Ini harus kita lakukan sebagai benda terinfeksi," ujar Purnawan dalam telekonfrensi di Graha BNPB, Minggu (29/3).

Baca juga: Lawan Covid-19, Erick Thohir: Mari Jaga Indonesia dari Rumah

Menyoroti sumber penularan lainnya, yakni uang tunai, dipegang banyak orang. Pun, uang tunai mudah berpindah dari satu orang ke orang lainnya. Sehingga, uang tunai bisa menjadi medium penularan virus korona. Menurut Purnawan, masyarakat harus berhati-hati saat menggunakan uang tunai.

"Uang cash itu akan menular dari orang ke orang. Jadi itu harus ada caranya. Kalau saya, pegang pakai plastik dan saya taruh di tempat khusus di rumah," imbuh Purnawan.

Sumber ketiga, yaitu interaksi lintas generasi. Dia menekankan interaksi antara kakek/nenek dan cucu memiliki risiko penularan. Pasalnya, kakek maupun nenek merupakan kelompok berisiko, yakni lanjut usia (lansia). Untuk mencegah penularan, para lansia perlu menerapkan protokol kesehatan selama berinteraksi.

"Yang ketiga ini memang agak riskan juga ya dari segi kesehatan. Kalau lansia itu rentan, cucu itu biasanya tahan. Tapi dia (cucu) menjadi (carrier). Jadi sementara hati-hati jika berhubungan dengan cucu. Harus selalu waspada, cuci tangan, pakai masker," tandas Purnawan.(OL-11)

 

Baca Juga

ANTARA/Syaiful Arif

Kemenag Siapkan Protokol Kesehatan untuk Pesantren

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:45 WIB
Penyusunan protokol kesehatan dilakukan guna menghindari warbah covid-19 merebak di lingkungan...
Ist/Dok.MI

Ikatan Pesantren Indonesia Tunggu Protokol Kesehatan Normal Baru

👤Antara 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:10 WIB
Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan pemerintah sedang mengkaji untuk kembali membuka pesantren secara...
MI/Dwi Apriani

Sebanyak 63 Ribu Desa Telah Terima BLT

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:00 WIB
"Jumlah ini artinya sudah 85% dari total 74.953...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya