Minggu 29 Maret 2020, 08:55 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19, Korut Kembali Tembakkan Misil

Deri Dahuri | Internasional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Korut Kembali Tembakkan Misil

AFP/File/Brendan Smialowski
Pemimpin Korut Kim Jong-un (kiri) dan Presiden AS Donald Trump berjabat tangan pada 30 Juni 2019.

 

KOREA Utara (Korut) menembakkan dua misil balistik jarak pendek ke laut dekat pantai timur, Minggu (29/3).  Aksi penembakan misil telah dilakukan dalam satu bulan ini di tengah merebaknya pandemi virus korona.

Dua roket yang ditembakkan ke arah timur dari kota pelabuhan Wonsan dan melesat sejauh 230 kilometer dengan ketinggian 30 kilometer mencapai Laut Jepang yang dikenal dengan nama Laut Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan para Staf Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Korsel) di Seoul, Korsel, Minggu (29/3).   

"Aksi militer yang dilakukan Korea Utara adalah tindakan yang sangat tak patut saat seluruh dengan menghadapi kesulitan disebabkan wabah Covid-19," kata mereka.   

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan 'benda yang menyerupai misil balistik' tidak melintasi perairan Jepang atau zona ekonomi eksklusif Jepang.

Peluncuran roket misil terbaru justru terjadi setelah Korut melakukan kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) tentang pelucutan senjata yang direncanakan lama.

Pekan lalu, Korut yang memilki senjata nuklir meyakini bahwa misil balistik jarak pendek sebagai 'senjata panduan taktis' baru. 

Sehari setelah aksi Korut sebelumnya media Korut melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump mengirim surat kepada Pemimpin Korut Kim Jong-un yang isinya AS ingin menjalin hubungan lebih dekat.

Dakam berita itu, saudara perempuan Kim Jong-un, Kim Yo Song, yang dikutip ucapannya, menjelaskan bahwa hubungan pribadi yang baik antara kedua pemimpin belum cukup untuk memperkuat hubungan lebih luas.

"Dalam surat, dia...menjelaskan rencaannya untuk mendorong hubungan kedua negara antara DPRK (Republik Demokrasi Rakyat Korea) dan AS serta mengungkapkan keinginan Trump untuk bekerja sama dalam aksi mengatasi pandemi," kata Kim Yo Song dalam pernyataan yang dikutip Kantor Pusat Berita Korut (KCNA). (AFP/OL-09)   

 

Baca Juga

AFP

Kepala Polisi Minneapolis Minta Maaf kepada Keluarga George Floyd

👤Astri Novaria 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:41 WIB
Kepala Kepolisian Medaria Arradondo mengatakan departemennya telah ikut menyebabkan "harapan memudar" di kota Negara Bagian...
AFP

DPR AS Minta Keterlibatan Polisi pada Kasus Kematian Floyd Diusut

👤Astri Novaria 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:15 WIB
Kematian Floyd, Arbery dan juga Taylor menyita perhatian nasional dan pendukung hak sipil yang mengatakan mereka menjadi insiden yang...
Facebook Mahathir bin Mohamad, @TunDrMahathir,

Dipecat Partai Bersatu, Mahathir Mohammad Melawan

👤Fajar Nugraha 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:11 WIB
"Saya sekarang berada di kantor pusat Partai Bersatu, dan katanya saya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya