Minggu 29 Maret 2020, 07:55 WIB

Pandemi Covid-19, Earth Hour Dilakukan Secara Virtual

Atalya Puspa | Humaniora
Pandemi Covid-19, Earth Hour Dilakukan Secara Virtual

MI/VICKY GUSTIAWAN
Jakarta saat lampu dipadamkan untuk memperingati Earth Hour

 

Pandemi covid-19 tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap memperingati Earth Hour. Peringatan tersebut jatuh setiap akhir pekan di akhir bulan Maret. Saat peringatan Earth Hour, masyarakat diimbau untuk memadamkan listrik selama satu jam, mulai dari 20.30 hingga 21.30. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim yang terjadi karena penggunaan energi berlebih.

Earth Hour 2020 mengangkat tema Global Raise Your Voice For Nature. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan di sebuah tempat dan mengumpulkan banyak massa, kali ini peringatan Earth Hour dilakukan secara virtual di kediaman masing-masing.

Untuk memeriahkan peringatan Earth Hour, @ehindonesia mengadakan siaran langsung dengan mengundang sejumlah perwakilan Komunitas Earth Hour di berbagai daerah untuk membagikan pengalamannya.

Baca juga: 33 Kota Peringati Earth Hour

Perwakilan Komunitas Earth Hour Jakarta, Dira menyatakan peringatan Earth Hour kali ini memang berbeda dengan 10 tahun ke belakang.

"Tahun-tahun sebelumnya, ikon Jakarta seperti Monas dan Bundaran HI selalu dimatikan. Tapi tahun ini belum bisa dilaksanakan karena ada wabah. Tapi kita harap hotel-hotel yang tahun sebelumnya sudah ikut berpartisipasi, malam ini tetap melaksanakan Earth Hour juga," kata Dira dalam siaran langsung di @ehindonesia, Sabtu (28/3).

Hal serupa juga dirasakan oleh Komunitas Earth Hour Kota Batu, Malang, Erliya. Berbeda dari tahun sebelumnya yang dilakukan di ruangan terbuka secara bersama-sama, kini Earth Hour dilakukan secara terpisah di rumah masing-masing.

"Iya sekarang Earth Hour di rumah saja. Kumpul sama keluarga, tapi tetap asyik," katanya.

Di samping itu, ada juga cerita unik yang dilontarkan oleh Komunitas Earth Hour Bogor. Salah satu perwakilan komunitas menceritakan bahwa banyak masyarakat yang masih menganggap Earth Hour merupakan pemadaman serentak yang dilakukan oleh PLN.

"Di samping mengajak masyarakat untuk mencintai bumi dan lingkungan, sepertinya kita harus juga mensosialisasikan bahwa Earth Hour ini bukan pemadaman serentak, tapi dilakukan secara sadar oleh diri sendiri. Karena tadi banyak yang bersiap dan bilang nanti bakal ada pemadaman serentak," ucapnya. (OL-14)

VIDEO TERKAIT:

Baca Juga

Antara

Penanganan Covid-19 di Maluku Utara Tuai Pujian

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:06 WIB
Doni juga mengutip bahasa lokal "Jaga Torang Pe Diri, Jaga Torang Pe Keluarga, Jaga Torang Pe Daerah”, sebagai semangat dalam...
Antara

Menuju Zona Aman Covid-19, Pahami Dinamika Perubahan Zonasi

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:00 WIB
Perubahan atau dinamika zonasi kabupaten-kota sangat tinggi. Bisa saja sebuah wilayah berpindah dari zona risiko rendah menjadi zona risiko...
Medcom.id/Ilham Wibowo

Komisi IX Minta Kalung Antivirus Diteliti Lebih Lanjut

👤Atalya Puspa 🕔Selasa 07 Juli 2020, 05:45 WIB
Kalung antivirus covid-19 tersebut sampai sejauh ini disinyalir belum dapat dipastikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya