Sabtu 28 Maret 2020, 23:03 WIB

Ahli: Covid-19 Akan Berlalu, Tapi Tetap Jaga Jarak Sosial

Rudy Polycarpus | Humaniora
Ahli: Covid-19 Akan Berlalu, Tapi Tetap Jaga Jarak Sosial

MI/Ramdani
.

 

MICHAEL Levitt, peraih nobel kimia memprediksi pandemi corona akan berakhir lebih cepat dari perkiraan. 

Berdasarkan analisanya, pandemi corona tidak akan berlangsung berbulan-bulan seperti prediksi banyak orang.

Menurut profesor biologi di Universita Stanford itu, akan ada masa di mana jumlah kasus positif covid-19 terus bertambah dan korban berjatuhan. Namun setelah mencapai angka tertentu, jumlah penambahan pasien hari ke hari akan semakin sedikit. Fokusnya bukan pada berapa kasus yang terkonfirmasi, tapi pada berapa jumlah penambahan pasien setiap harinya.

"Ketika membahas penyakit, itu sangat menakutkan orang karena mereka terus mendengar tentang kasus baru setiap hari. Tetapi fakta bahwa tingkat infeksi melambat berarti akhir pandemi sudah dekat,” katanya dikutip dari Latimes.com.


Sebelumnya Levitt memprediksi secara tepat puncak pandemi corona di Tiongkok. Ia meramalkan kalau setelah mencapai kasus ke 80.000 dan korban meninggal berjumlah 3.250 maka ini menandakan berakhirnya corona.

Ternyata benar, setelah 80.259 kasus dengan 3.245 meninggal, kasus korona di Tiongkok segera berkahir ditandai dengan jumlah pasien yang berangsur sedikit hingga sekarang. 

Menurut Levitt negara seperti Italia dan Iran juga akan segera menyusul. Dia optimis pandemi ini akan rampung bahkan meski Italia dan Iran belum menunjukkan tanda-tanda penurunan jumlah pasien.

Namun di sisi lain, Levitt mengingatkan masyarakat tidak menganggap remeh pandemu corona, juga jangan terlalu panik.

Menurutnya, yang terpenting saat ini ialah tetap menjaga jarak fisik dan diam di rumah untuk mencegah korba  berjatuhan lebih banyak. 

"Tentu saja menjaga jarak sosial dan fisik diperlukan. Negara juga harus mengisolasi banyak penduduk. Jika itu dilakukan, kita akan baik-baik saja karena tanda-tanda pertumbuhan virus itu tengah menurun," pungkas peraih nobel kimia 2013 itu. (OL-8).

 

 

Baca Juga

ANTARA/Syaiful Arif

Kemenag Siapkan Protokol Kesehatan untuk Pesantren

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:45 WIB
Penyusunan protokol kesehatan dilakukan guna menghindari warbah covid-19 merebak di lingkungan...
Ist/Dok.MI

Ikatan Pesantren Indonesia Tunggu Protokol Kesehatan Normal Baru

👤Antara 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:10 WIB
Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan pemerintah sedang mengkaji untuk kembali membuka pesantren secara...
MI/Dwi Apriani

Sebanyak 63 Ribu Desa Telah Terima BLT

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Sabtu 30 Mei 2020, 12:00 WIB
"Jumlah ini artinya sudah 85% dari total 74.953...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya