Sabtu 28 Maret 2020, 17:37 WIB

BPJS Akui belum Turunkan Iuran JKN karena Alasan ini

Henri Siagian | Humaniora
BPJS Akui belum Turunkan Iuran JKN karena Alasan ini

MI/Pius Erlangga
Suasana di Kantor BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengaku belum menurunkan iuran jaminan kesehatan nasional (JKN) karena masih menunggu salinan putusan dari Mahkamah Agung (MA).

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf menjelaskan iuran JKN belum turun karena belum ada ketentuan resmi yang diamanatkan kepada lembaga asuransi kesehatan sosial pascaputusan Mahkamah Agung (MA).

Baca juga: Anies Perpanjang Tanggap Darurat di Jakarta Hingga 19 April

Menurut dia, MA belum memberikan salinan resmi terkait putusan uji materi Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019.

Iqbal mengatakan BPJS Kesehatan telah menanyakan MA terkait putusan tersebut. Namun, kata Iqbal, MA menjawab masih menyusun minuta akta secara resmi sehingga belum bisa memberikan ketentuan secara resmi kepada BPJS Kesehatan.
 
"Kalau kami tetapkan sesuai putusan MA, kira-kira putusan MA yang mana? Karena BPJS Kesehatan belum menerima secara resmi hasil putusan uji materi tersebut," kata Iqbal.

Baca juga: 49 Titik di Dalam dan Menuju Kota Tegal Ditutup

Hingga saat ini, peserta program JKN masih membayar iuran sesuai dengan ketetapan yang ada pada Perpres 75/2019, yaitu Rp160 ribu untuk peserta kelas I, Rp110 ribu untuk kelas II, dan Rp42 ribu untuk peserta kelas III.

MA mengabulkan uji materi Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan yang diteken Presiden Joko Widodo pada 24 Oktober 2019 yang diajukan Komunitas Pasien Cuci Darah.

Dalam putusannya, MA membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang sudah berlaku sejak 1 Januari 2020. (Ant/X-15)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Regina Safri

Anggito Bantah Pembatalan Haji Untuk Perkuat Rupiah

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:58 WIB
Anggito  menepis anggapan bahwa pernyataan skema penguatan rupiah dengan dana haji merupakan alasan pemerintah membatalkan...
ist

Badan POM Bagi Resep Pangan Aman

👤 (Fer/Ata/H-1) 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:30 WIB
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) mengharapkan masyarakat dapat memahami pangan yang aman, bagaimana cara penyajiannya, distribusi,...
MI/Adam Dwi

Jemaah Ikhlas Menunggu Satu Tahun

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 04 Juni 2020, 05:16 WIB
Para jemaah haji dapat menarik kembali dana yang sudah disetorkan. Namun, jika ingin kembali berangkat ke Tanah Suci, mereka wajib...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya