Sabtu 28 Maret 2020, 14:26 WIB

KLHK Sosialisasi Gerakan Cuci Tangan dan Penyemprotan Disinfektan

mediaindonesia.com | Humaniora
KLHK Sosialisasi Gerakan Cuci Tangan dan Penyemprotan Disinfektan

Istimew/KLHK
KLHK dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melakukan 'Gerakan Bersih Cuci Tangan'.

 

KOLABORASI dengan seluruh eleman masyarakat untuk membantu pemerintah dalam situasi darurat menanggulangi wabah pandemi virus korona atau Covid-19 sangat dibutuhkan. Yang menggembirakan, kini banyak individu, komunitas, publik figur, dan juga  perusahaan swasta yang bergandengan tangan dengan pemerintah membantu mengatasi pandemi korona.

Dengan demikian, tidak hanya pemerintah, berbagai pihak lainnya juga mulai melakukan langkah untuk mencegah penyebaran virus Corona, seperti kolaborasi kepedulian pemerintah bersama dunia usaha. 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), PT Musim Mas, Wings Group dan Komunitas berkolaborasi melakukan aksi peduli sosial dengan sosialisasi 'Gerakan Bersih Cuci Tangan' sambil membagikan 50 ribu batang sabun kepada masyarakat.

Aksi kepedulian yang simpatik dan bermanfaat langsung pada masyarakat ini mulai dilakukan pada Sabtu (28/3) hingga Rabu, 1 April mendatang di Jakarta dan Tangerang Selatan. Adapun sabun yang dibagikan adalah sumbangan perusahaan yang memproduksi sabun dengan bahan baku minyak sawit. 

Baca juga : MUI: Sebaik-Baiknya Salat Adalah Salat yang Dilakukan di Rumah

Lokasi pembagian sabun yang dilaksanakan Sabtu (28/3) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Pasar Rebo, Jakarta Timur, serta dua lokasi di Serpong dan Tangerang Selatan.  Selanjutnya sabun disertai pamflet tata cara cuci tangan yang benar akan dibagikan kepada masyarakat ke beberapa lokasi di sekitar Jabodetabek. Lokasi dipilih atas dasar pertimbangan peta sebaran Covid-19. 

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, M.R. Karliansyah memimpin langsung kegiatan sosialisasi 'Gerakan Bersih Cuci Tangan' dan penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi. 

"Setiap individu dapat melindungi diri dari serangan virus Covid-19. Salah satunya adalah dengan rajin membersihkan tangan dengan sabun. Mari saling menjaga, saling melindungi, siapa pun yang ada di sekitar kita, utamanya adalah keluarga,” kata  Karliansyah, Sabtu (28/3).

Mengenai sabun yang dibagikan ke masyarakat, Karliansyah mengatakan, sabun merupakan salah satu alat pembunuh virus dan bakteri yang ampuh sekaligus sebagai salah satu sarana kebersihan diri sejalan dgn prinsip KLHK yaitu membangun cara hidup bersih cuci tangan.

Lebih lanjut Karliansyah mengungkapkan, KLHK juga memberikan bantuan penyemprotan disinfektan yang terbuat dari bahan organik ke beberapa wilayah pandemi Jabodetabek. Penyemprotan disinfektan dinilai efektif cegah meluasnya virus Covid-19. 

Disinfeksi kata Karliansyah adalah suatu pencegahan dari berbagai jenis organisme berbahaya, baik virus dan bakteri maupun jamur yang bisa menyebabkan penularan penyakit.

Untuk wilayah yang sudah ada yang positif Covid-19 maka wajib dilakukan disinfeksi karena untuk mencegah penyebaran lebih luas. Sementara bagi wilayah yang belum terdapat suspek juga disarankan melakukan disinfeksi.

Selain kegiatan penyemprotan dan pembagian sabun kepada masyarakat, KLHK juga memberikan bantuan masker ke beberapa rumah sakit, Polsek, dan Puskesmas di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kegiatan yang sama akan dilanjutkan besok hingga Rabu 1 April 2020 ke pemukiman warga wilayah pandemik dan pasar-pasar tradisional di wilayah Jakarta.

Sebelumnya, KLHK membeli produk hasil usaha petani hutan yang bermanfaat menjaga daya tahan tubuh ini, juga dibagikan kepada tenaga medis yang bertugas di garda terdepan penanganan virus Covid-19. 


Cegah penularan Covid-19

Mengutip data yang diungkapkan dari Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengenai perkembangan pasien positif virus korona di Indonesia, Karliansyah mengatakan, hingga saat ini, pemerintah mengumumkan total pasien positif viruskcorona di Indonesia berjumlah 1.046 orang, 46 orang sembuh, dan 87 orang meninggal  berdasarkan data hingga 27 Maret 2020.

Pemerintah gencar menyusun rencana untuk menghadapi virus pandemi global ini. Terdapat dua cara yang menjadi kunci pengendalian penularan Coidid-19 yang dapat dilakukan masyarakat adalah menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Mencuci tangan dengan sabun mencegah penularan virus Covid-19. Kandungan sabun terbukti secara klinis mampu membunuh bakteri, virus, dan kuman penyakit. Mencuci tangan dengan sabun adalah langkah dasar yang paling mudah dan aman untuk melindungi diri dari virus dan merupakan anjuran dari WHO.

Begitu juga lanjut Karliansyah, ahli kesehatan menganjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Sabun memiliki kandungan senyawa yang dapat mengikat molekul air dan minyak secara bersamaan, termasuk kuman yang berada di tangan. Kemudian, aliran air akan membawa pergi minyak bersama dengan kuman yang terikat. 

“Oleh karena itu, mencuci tangan dengan waktu yang singkat kurang efektif untuk membunuh kuman. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menganjurkan perbanyak busa saat mencuci tangan dengan sabun,” katanya. (OL-09)
 

Baca Juga

MI/Syarief Oebaidillah

Dukung Pembatalan Haji, SATHU Ingin Minta Penjelasan Detail Menag

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 22:44 WIB
SATHU ingin mendapatkan penjelasan secara detail mengenai pembatalan tersebut dari Menteri Agama Fachrul...
Ilustrasi

Waspada Dampak Psikologis Pandemi, Dari Cemas hingga Bunuh Diri

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 02 Juni 2020, 22:14 WIB
Pandemi menciptakan dampak berganda dari sisi psikologis, selain ancaman penyakit yang menimbulkan rasa cemas dan panik, ada yang dilanda...
MI/Pius Erlangga

MUI Racik Tata Cara Ibadah di Masjid Saat Kenormalan Baru

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 02 Juni 2020, 21:53 WIB
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang meracik tata cara salat di masjid saat masa kenormalan baru. Ada tiga hal yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya