Sabtu 28 Maret 2020, 14:05 WIB

Pembukaan Masa Sidang Agar DPR Bisa Ikut Bekerja Awasi Covid-19

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
Pembukaan Masa Sidang Agar DPR Bisa Ikut Bekerja Awasi Covid-19

MI/MOHAMAD IRFAN
Staf Kesekjenan DPR-RI memasang lembaran tanda silang untuk pengaturan jarak antar anggota Dewan pada persiapan pelaksaan Rapat Paripurna

 

WAKIL Ketua Fraksi PAN DPR, Saleh P Daulay, mengatakan pembukaan masa sidang DPR penting untuk dilakukan meski wabah covid-19 belum mereda. Pasalnya, ada banyak tugas yang harus dikerjakan bersama pemerintah dan mitra kerja.

"Terutama dalam hal menghadapi pandemi global covid-19," ujar Saleh, ketika dihubungi, Sabtu, (28/3).

Saleh mengatakan DPR diharapkan dapat mengawasi kinerja pemerintah. Pengawasan itu bisa dilakukan lewat rapat kerja yang dilakukan. Dalam situasi tertentu, pengawasan bisa dilakukan secara langsung di lapangan dengan pembatasan anggota yang diikutkan.

“Kalau sidang tidak dibuka, DPR tidak bisa melakukan pengawasan dan pembahasan apa pun dengan pemerintah. Kalaupun itu mau dilakukan, harus meminta persetujuan pimpinan DPR. Tentu itu agak sedikit merepotkan," ujar Saleh.

Baca juga: Virus Korona, Anggota FPDIP DPRD Jawa Barat Wafat

Selain itu, pemerintah tentu membutuhkan legitimasi dan dukungan politik dalam rencana realokasi anggaran yang dilakukan. Apalagi, pemerintah saat ini sudah merencanakan melakukan realokasi pada sebagian besar program dan kegiatan pemerintah. Tentu itu harus dilaporkan dan mendapat persetujuan dari DPR.

"Dari sisi legislasi, DPR juga tentu perlu mengantisipasi adanya perubahan yang sangat mendesak atas undang-undang. Kalaupun ada Perppu, keabsahannya tetap meminta persetujuan DPR. Pada titik ini, DPR tetap diperlukan untuk bekerja," ujar Saleh.

Anggota DPR Fraksi Demokrat, Syarief Hasan, mengatakan kalau memang akan tetap dibuka, harus ada aturan ketat dan jelas dalam pelaksanaan kerja. Termasuk mekanisme kerja jarak jauh agar tetap efektif.

"Perlu dipikirkan sistem kerja jarak jauh dari rumah," ujar Syarief.

Syarief mengatakan pada dasarnya mendorong agar presiden memutuskan lockdown terhadap Jakarta untuk menyelamatkan bangsa dari pandemi covid-19.

"Saya mengharapkan sebaiknya Presiden tampil dan menyatakan Jakarta Lockdown untuk menyelamatkan bangsa dari wabah virus corona," ujar Syarief. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo

Putusan PTUN Soal Internet Papua, Ade: Ada Pemasok Info Salah

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Juni 2020, 09:40 WIB
Saya duga ada pihak-pihak yang dengan sengaja berusaha menyesatkan...
MI/Pius Erlangga

Hakim Beri Waktu Sepekan Pemohon Susun Eksepsi Kasus Jiwasraya

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:30 WIB
Ketua Majelis Hakim Rosmina menyatakan pihaknya hanya memberi waktu sepekan kepada penasehat hukum terdakwa kasus Jiwasraya untuk...
MI/MOHAMAD IRFAN

Baleg Matangkan Insentif UMKM di RUU Cipta Kerja

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Kamis 04 Juni 2020, 06:20 WIB
BADAN Legislasi (Baleg) DPR melanjutkan pembahasan RUU Cipta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya