Sabtu 28 Maret 2020, 08:43 WIB

Provinsi Kepri Panen Raya Padi di Tengah Pandemi Covid-19

mediaindonesia.com | Ekonomi
Provinsi Kepri Panen Raya Padi di Tengah Pandemi Covid-19

Istimewa/Kementan
Petani di wilayah Provinsi Riau panen raya padi.

 

KEBUTUHAN pangan merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditinggalkan sekalipun dalam situasi pandemi Covid-19 yang sedang melanda seperti saat sekarang ini. 

Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki kondisi geografis sangat luas dengan jumlah pulau berpenghuni yang cukup banyak, yakni lautan sebanyak 94% dan daratan 6,0%. Kebutuhan pangan Riau telah mendapatkan sumbangan dari hasil panen raya padi yang berasal dari beberapa kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau.

Seperti panen padi di Kabupaten Kepulauan Anambas pada lahan seluas 8,00 hektare (ha) di Desa Bukit Padi dan Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, telah dilaksanakan pada awal bulan Maret 2020 lalu.

Selain Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Lingga juga turut menyumbangkan hasil serentak dari luasan lebih dari 20,00 Ha di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir, Panggak Darat, Sungai Besar Kecamatan Lingga, dan Bukit Langkap Kecamatan Lingga Timur. 

Tidak ketinggalan seperti dua kabupaten di atas, Kabupaten Natuna telah melaksanakan panen mulai dari Februari sampai dengan Maret 2020 pada lahan seluas 23,00 Ha di Kecamatan Bunguran Batubi, Bunguran Tengah dan Serasan Timur.

Juga Kabupaten Lingga, panen padi secara serentak pun dilakukan dari lahan seluas lebih dari 20,00 ha di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir, Panggak Darat dan Sungai Besar Kecamatan Lingga, dan Bukit Langkap Kecamatan Lingga Timur. 

Panen yang telah dimulai sejak bulan Februari tersebut diperkirakan akan berlanjut hingga April 2020 dengan varietas padi yang dihasilkan oleh petani diantaranya Ciherang, Inpara 6, 8, 9, Inpari 34, Inpago 8, Unsud 1.

Kendati banyak lahan sawah yang merupakan bukaan sawah baru dengan tanah miskin hara, pH relatif masam, Al, dan Fe relatif tinggi dengan bayang-bayang kendala pada fisik, kimia dan biologi tanahnya, hasil panen relatif naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan produktivitas rata-rata sekitar 2,00-3,50 ton per ha.

Selain tanaman pangan, provinsi Kepri khususnya di Kabupaten Bintan telah memperkuat pengembangan pertanian di bidang hortikultura dengan produksi buncis yang mencapai 120 kg/hari, dan untuk Kecamatan Topaya lahan pertanian dikembangkan pada 107 hektar lahan pertanian pada lahan durian seluas 68 ha, lahan bawang merah 12 ha, lahan cabai besar 1 ha, lahan cabai rawit 8 ha dan lahan sayuran daun seluas 18 ha. 

Tingkat kesejahteraan petani di Provinsi Kepulauan Riau saat ini sudah cukup baik, namun untuk mengoptimalkan geliat kegiatan pertanian mendukung naiknya produktivitas, pengembangan kapasitas, pembinaan dan penerapan teknologi pertanian akan terus ditingkatkan, seperti penggunaan teknologi VUB padi oleh petani. (OL-09)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kebijakan New Normal Dongkrak Kesejahteraan Petani Kembali

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:25 WIB
Faktor yang memengaruhi petani yakni harga produk pertanian mengalami tekanan diakibatkan oleh panen raya musim tanam...
DOK KEMENTAN

Di Masa Pandemi, Produksi dan Distribusi Pertanian Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:18 WIB
Diperkirakan stok beras akhir Juni 2020 adalah 6,84 juta...
DOK KEMENTAN

Program Kementan Dinilai Efektif, Ekspor Pertanian Terus Tumbuh

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:03 WIB
Terjadinya ekspor karena produksi pangan surplus sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun juga pangan petani Indonesia...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya