Jumat 27 Maret 2020, 21:04 WIB

Konpres Dikecam, Kemenko Maritim: Yang Datang di Luar Perkiraan

Antara | Ekonomi
Konpres Dikecam, Kemenko Maritim: Yang Datang di Luar Perkiraan

Dok.MI
Tangkapan layar video suasana konferensi pers penyerahan bantuan dari Tiongkok kepada pemerintah Indonesia yang digelar tadi pagi.

 

KEMENTERIAN Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta maaf atas pelaksanaan konferensi pers di Gudang Angkasa Pura Kargo 530, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Jumat, yang dikritik sejumlah pihak karena tidak menghiraukan jarak fisik yang aman di tengah wabah Covid-19.

Staf Khusus Menko Maritim dan Investasi Bidang Kelembagaan dan Media Jodi Mahardi dalam pesan instan di Jakarta, Jumat, mengaku telah menginformasikan bahwa rilis dan foto kegiatan jumpa pers akan dibagikan sehingga wartawan tidak perlu hadir.

"Kami sudah menyatakan permintaan maaf atas tidak terlaksananya physical distancing tadi pagi. Kami sebetulnya sudah menginfokan juga ke grup wartawan Kemenkomarves bahwa rilis dan foto akan di-share online dan tidak perlu hadir. Memang wartawan yang hadir ternyata di luar perkiraan," kata Juru Bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan itu.

Menurut Jodi, kejadian tersebut akan menjadi evaluasi bagi Kemenko Marves dan ia menjanjikan hal tersebut tidak akan terulang. Jodi menambahkan, pihaknya akan membantu melakukan pengetesan COVID-19 bagi para wartawan yang hadir dan kemudian memiliki gejala terinfeksi virus tersebut.

"Bagi wartawan yang hadir tadi dan mempunyai gejala COVID-19 dalam 5-7 hari kami akan bantu pengetesan. Kami akan melakukan reach out ke para wartawan yang mendaftar tadi," katanya.

Sebelumnya, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) mengritik konferensi pers yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) di Gudang Angkasa Pura Kargo 530, Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Jumat (27/3).

Juru bicara KKJ, Sasmito Madrim dalam keterangan persnya di Jakarta, menyatakan jumpa pers tentang penyerahan bantuan dari Tiongkok kepada pemerintah Indonesia itu tidak menghiraukan imbauan mengenai pentingnya menjaga jarak fisik yang aman.

Para narasumber masih saling berdekatan dan para jurnalis berkerumun meliput acara. Padahal menjaga jarak sangat penting untuk menekan penularan virus corona (COVID-19). (OL-4)

Baca Juga

Istimewa

Tips agar Bisnis Berkelanjutan Dalam Pandemik Covid-19

👤Muhammad Fauzi 🕔Selasa 02 Juni 2020, 21:50 WIB
PANDEMIK Covid-19 membawa perubahan dalam bisnis kedepan. Khususnya dalam perilaku konsumen dan...
Dok Setpres

Presiden Bersyukur Perekonomian masih Bertumbuh

👤Nur Azizah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:42 WIB
Selain aktivitas perekonomian, tempat ibadah pun akan segera dibuka secara...
Antara/Hafidz Mubarak

Luhut: Ekspor Besi dan Baja Bantu Ekonomi Indonesia

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:36 WIB
Saat ini, sejumlah kontributor utama PDB mengalami pelemahan. Mulai dari perdagangan, pertanian, konstruksi, hingga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya