Jumat 27 Maret 2020, 16:00 WIB

Hippindo Minta Ojol Dipermudah Ambil Pesanan di Pusat Belanja

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Hippindo Minta Ojol Dipermudah Ambil Pesanan di Pusat Belanja

Antara/Septianda Perdana
Ojek online menhambil pesanan makanan

 

IMBAUAN Pemerintah agar masyarakat ikut menggerek pesanan lewat jasa aplikasi ojek daring (online/ojol). Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan (Hippindo) pun meminta akses masuk ojol ke pusat perbelanjaan dipermudah, dengan tetap mengikuti prosedur pencegahan covid-19.

Langkah kemudahan akses itu, kata Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah, menjadi salah satu oase bagi peritel dalam menjajakan produknya yang kini dihadapkan makin sepinya pusat perbelanjaan dan menurunnya kunjungan fisik. 

“Untuk itu, kami sedang berkoordinasi dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) agar akses Oojol dipermudah. Seperti lokasi parkir hingga pembebasan tarif parkir atau minimal diringankan,” kata Budihardjo dalam keterangan tertulisnya.

Segmen ritel yang banyak dipesan lewat ojol, ujar Budihardjo ialah makanan dan minuman (F&B). Menurutnya, bisa saja pengelola memindahkan dapur atau outlet pemesanan khusus bagi ojol di tempat yang mudah dijangkau, sehingga pengantaran ke konsumen pun bisa lebih cepat.

Sebelumnya, Hippindo juga telah mengirimkan surat kepada APPBI pada 19 Maret, agar memberikan pembebasan terhadap biaya sewa dan_ervice charge selama tiga bulan. Sebab, Hippindo mengatakan industri ritel saat ini tengah dalam kondisi sulit.

Baca juga : Kemenhub : Jangan Mudik Bila Sayang Keluarga di Daerah

Apalagi, kondisi sulit ini ditambah dengan kenaikkan upah minimum regional (UMR) yang diresmikan pada awal tahun. Selain itu, para industri ritel harus bersiap untuk membayarkan kewajiban tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya.

Budihardjo juga mengatakan, memang beberapa mal telah menyediakan akses masuk khusus Ojol supaya teratur dan rapi. Namun, saat ini yang dibutuhkan adalah fasilitas yang mempermudah penjualan online via kol.

“Kami harus menjadi lokomotif terdepan mencari terobosan untuk mengahadapi kondisi sulit akibat wabah Covid-19 ini,” kata Budihardjo.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APBI) Stefanus Ridwan mengungkapkan, selama masa pandemi covid-19 ini sejumlah pusat perbelanjaan di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) dan luar Jawa telah tutup sementara. 

Jumlah mal yang tutup ini diperkirakan akan semakin banyak mengingat pandemi yang makin meluas. Penutupan sementara mal tersebut rata-rata hingga 5-8 April 2020.

"Ada banyak mal yang memilih tutup untuk mencegah penyebaran virus korona baru dan menghentikan jalur penyebarannya," ujar Stefanus. (Ant/OL-7)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kebijakan New Normal Dongkrak Kesejahteraan Petani Kembali

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:25 WIB
Faktor yang memengaruhi petani yakni harga produk pertanian mengalami tekanan diakibatkan oleh panen raya musim tanam...
DOK KEMENTAN

Di Masa Pandemi, Produksi dan Distribusi Pertanian Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:18 WIB
Diperkirakan stok beras akhir Juni 2020 adalah 6,84 juta...
DOK KEMENTAN

Program Kementan Dinilai Efektif, Ekspor Pertanian Terus Tumbuh

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 07 Juni 2020, 16:03 WIB
Terjadinya ekspor karena produksi pangan surplus sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun juga pangan petani Indonesia...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya