Jumat 27 Maret 2020, 11:24 WIB

Pemkab Flotim Tutup Sementara Pelabuhan Pelayaran Kapal Pelni

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Pemkab Flotim Tutup Sementara Pelabuhan Pelayaran Kapal Pelni

MI/Ferdinandus Rabu
Petugas memeriksa suhu badan penumpang di Pelabuhan ASDP Fery Larantuka, Jumat (27/3/2020).

 

UNTUK mencegah masuknya virus korona ke Kabupaten Flores Timur, NTT, Pemkab setempat akhirnya melakukan penutupan Pelabuhan Larantuka. Penutupan pelabuhan berdasarkan surat perintah Bupati Flores Timur. Penutupan pelabuhan ini berlaku khusus bagi jasa pelayaran kapal Pelni. Sedangkan akses pelayanan Kapal Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) masih terbuka namun diharapkan pihak ASDP dapat mengurangi frekuensi pelayaran.

Selain menerbitkan surat perintah penutupan bagi pelayaran kapal Pelni dan pengurangan operasional bagi kapal ASDP, diberlakukan pula perintah pengurangan frekuensi operasional perlayaran tersebut bagi armada laut dan darat dalam kota antar pulau di Flotim, ataupun antar kabupaten dalam provinsi. Diharapkan pengurangan frekuensi operasional pelayaran ini mammpu mencegah penyebaran korona di daerah ini.

Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon saat dikonfirmasi, Jumat (27/3), mengakui telah menerbitkan surat perintah penutupan pelabuhan hingga selesai situasi waspada Covid-19. 

"Saya tadi barusan menandatangani keputusan tersebut, dan telah melayangkan surat pemberitahuan kepada pihak-pihak terkait untuk dilaksanakan. Walau sifatnya sementara, namun penutupan bagi akses kapal Pelni dalam situasi waspada Covid-19 ini adalah mutlak dan bersifat penuh. Akses pelayanan jasa bagi kapal Pelni akan dibuka kembali bila kondisi waspada Covid-19 dinyatakan stabil. Selain menutup pelayaran kapal Pelni, bagi jasa pelayaran kapal ASDP dan kapal pelayaran antar pulau dalam wilayah ini, kita minta untuk dikurangi frekuensi operasionalnya," kata bupati.

Selain menutup pelabuhan, Pemkab Flores Timur membangun posko skrining di sejumlah rumah sakit dan pelayanan publik. Termasuk meminta masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan menjaga jarak fisik.

baca juga: 15 Rumah di Bandung Barat Terendam Banjir

"Kami juga mengakui masih minimnya Alat Pelindung Diri (APD) di daerah ini, sehingga beberapa waktu lalu juga kami telah menyurati pemerintah pusat dan juga telah memasan sendiri APD tersebut untuk segera didatangkan," kata AntonĀ (OL-3)
 

Baca Juga

Ilustrasi

Libatkan ASN, Petahana Pilkada Dumai Ditetapkan Tersangka

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:41 WIB
Petahana calon Wali Kota Dumai nomur urut 2 yang juga Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus...
Ilustrasi

Empat Pegawai Universitas Siliwangi Positif Covid-19

👤Kristiadi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:26 WIB
Empat pegawai di Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya positif covid-19. Petugas kesehatan kini melakukan pelacakan kasus. Kampus kini...
MI/Martinus Solo

Simpan Ganja 2,2 Kg, Dua Pemuda di Sorong Ditangkap

👤Martinus Solo 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 08:22 WIB
Kedua pemuda itu terancam hukuman penjara seumur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya