Jumat 27 Maret 2020, 11:17 WIB

Pemprov DKI Dapat Bantuan 4 Unit Bilik Disinfektan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemprov DKI Dapat Bantuan 4 Unit Bilik Disinfektan

ANTARA/Nova Wahyudi
Pegawai berada di dalam bilik disinfektan di Balai Kota, Jakarta.

 

BAZNAS Bazis DKI, hari ini, Jumat (27/3), menyerahkan bantuan sebanyak empat unit bilik disinfektan yang disebut Ruang Basmi Kuman (RBK). Empat unit RBK disebar ke empat titik keramaian yakni Halte Harmoni Sentral Busway, Dukuh Atas, Balai Kota, serta kantor Dinas Kesehatan DKI.

Penyerahan empat unit RBK secara simbolis dilakukan Ketua Baznas Bazis DKI Lutfhi Fatullah didampingi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saat Suharto kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Sabdo Kurnianto, Jumat (27/3) pagi di Balai Kota.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari pihak swasta seperti saat ini dari Baznas Bazis DKI. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak pihak swasta yang tergerak berkolaborasi membantu DKI serta warga," kata Sabdo.

Baca juga: 319 Warga Jakarta Barat Sudah Lakukan Rapid Test

RBK ini secara bertahap akan terus ditambah beberapa unit per harinya dan diprioritaskan di tempat-tempat yang ramai sesuai permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua Baznas Bazis DKI Luthfi Fatullah mengatakan salah satu lokasi sasaran ditempatkan RBK ini adalah RSKD Duren Sawit yang sudah menerima pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

"Besok ada empat lagi. Hampir setiap hari kita akan mencoba memperbanyaknya. Insya Allah kalau ketersediaan alatnya kita akan coba buat semaksimal mungkin. Nawaitu saya, nantinya bisa sampai 100 unit," kata Luthfi.

Sementara itu, menurutnya, sudah ada sumbangan 10 unit dari pihak swasta. Tantangan yang dihadapi Baznas Bazis DKI dalam menyediakan RBK adalah ketersediaan alatnya.

Sebab, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Saat Suharto mengatakan sistem yang digunakan RBK berbeda dengan bilik disinfektan yang sudah ada.

"Alat yang kita pilih menggunakan sistem humidifier. Kalau yang lain pakai spray. Kita harapkan butirannya lebih lembut dan bisa lebih kena di badan. Kita memilih juga bilik yang kita harapkan juga lebih optimal untuk seluruh badan terkena dari pengembunan alat yang kita pakai. Bahannya ada sertifikat Kemenkes dan food grade. Insya Allah aman kalau terhirup," tegasnya. (OL-1)

Baca Juga

MI/Insi Nantika Jelita

Riza Siap Satukan Pandangan dengan Anies

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 01:55 WIB
SETELAH ditetapkan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih dalam sidang paripurna kemarin, Ahmad Riza...
ANTARA

Waspadai Perampok Bersenpi 

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 01:10 WIB
TELEGRAM peringatan Kapolri Jenderal Idham Azis kepada jajaran agar mewaspadai kemungkinan meningkatnya aksi kejahatan jalanan pada masa...
ANTARA

20 Tenaga Kesehatan Sembuh 

👤MI 🕔Selasa 07 April 2020, 00:45 WIB
VIRUS korona tidak membeda-bedakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya