Jumat 27 Maret 2020, 09:29 WIB

G20 Setujui Langkah-Langkah Perangi Pandemi Covid-19

Nur Aivanni | Internasional
G20 Setujui Langkah-Langkah Perangi Pandemi Covid-19

AFP/Handout / Palazzo Chigi press office
KTT Luar Biasa G20 yang dilakukan secara telekonferensi.

 

PARA pemimpin dunia ambil bagian dalam KTT Luar Biasa G20 yang dilakukan secara virtual, Kamis (26/3), untuk memerangi ancaman virus korona terhadap kehidupan dan mata pencaharian di dunia.

Setelah pertemuan virtual tersebut, mereka pun mengeluarkan seruan untuk aksi global dalam menghadapi krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya itu.

"Kami sangat berkomitmen menghadirkan persatuan melawan ancaman bersama ini," kata mereka dalam pernyataan bersama, dikutip dari Arab News, Jumat (27/3).

"Kami akan melindungi kehidupan manusia, memulihkan stabilitas ekonomi global, dan meletakkan dasar yang kuat untuk pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif," lanjutnya.

Baca juga: Presiden Jokowi KTT G20 Secara Virtual

G20 berkomitmen melakukan apa pun untuk mengatasi pandemi, bersama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, PBB, dan organisasi internasional lainnya.

Pernyataan bersama tersebut juga mencantumkan prioritas G20, yaitu melindungi kehidupan, melindungi pekerjaan dan pendapatan, memulihkan kepercayaan, menjaga stabilitas keuangan, menghidupkan kembali pertumbuhan, dan memulihkan diri dengan lebih kuat.

Mereka juga berjanji meminimalisasi gangguan pada perdagangan dan rantai pasokan global, memberikan bantuan kepada negara-negara miskin, dan mengoordinasikan langkah-langkah kesehatan dan keuangan masyarakat.

KTT Luar Biasa G20 itu dilakukan secara virtual karena adanya pembatasan perjalanan udara. Pertemuan tersebut memiliki agenda membahas cara mengatasi Covid-19 dan bagaimana mengurangi dampak ekonomi dan keuangan akibat wabah tersebut.

Mengenai perlunya memerangi pandemi global, G20 sepakat mengambil semua tindakan kesehatan yang diperlukan dan berupaya memastikan pendanaan yang memadai untuk mengatasi pandemi dan melindungi masyarakat, terutama yang paling rentan.

Para pemimpin mengatakan mereka akan berbagi informasi medis dan memperkuat sistem kesehatan global, serta bekerja sama dalam pencarian, produksi, dan perawatan untuk virus.

"Kami akan memperluas kapasitas produksi untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan pasokan medis dan memastikan ini tersedia secara luas, dengan harga terjangkau, dengan dasar yang adil, di mana mereka sangat dibutuhkan dan secepat mungkin," kata mereka.

Para pemimpin juga membuat komitmen menyediakan sumber daya bagi sejumlah organisasi kesehatan internasional atas dasar sukarela, dan meminta negara, organisasi, dan filantropi lain untuk melakukan hal yang sama.

Langkah-langkah lebih lanjut untuk mengembangkan kemampuan melawan pandemi dan sumber daya yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit itu akan dibahas WHO dan para menteri keuangan serta kesehatan negara-negara G20 pada pertemuan berikutnya.

Selain itu, G20 juga memberikan perhatian khusus pada dampak pandemi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pasar saham.

Para pemimpin mengatakan mereka akan menggunakan semua alat kebijakan yang tersedia untuk meminimalisasi kerugian ekonomi dan sosial dari pandemi, memulihkan pertumbuhan global, menjaga stabilitas pasar, dan memperkuat ketahanan.

"Kami menyuntikkan lebih dari $5 triliun ke dalam ekonomi global, sebagai bagian dari kebijakan fiskal yang ditargetkan, langkah-langkah ekonomi, dan skema jaminan untuk menangkal dampak sosial, ekonomi dan keuangan dari pandemi," lanjut mereka.

Selain itu, pernyataan tersebut juga memasukkan komitmen bahwa mereka akan mempertimbangkan dampak pandemi pada negara-negara berkembang yang dililit utang.

G20 juga berkomitmen terkait perdagangan dan kerja sama internasional. Juga, mereka menyoroti risiko terhadap negara-negara Afrika yang lebih miskin dengan sistem kesehatan yang kurang berkembang selama keadaan darurat saat ini.

"Kami menganggap mengonsolidasikan pertahanan kesehatan Afrika adalah kunci bagi ketahanan kesehatan global," kata para pemimpin itu. (OL-1)

Baca Juga

AFP/Nam Y. Hub

Disarankan Pakai Masker, Trump Ngotot tak Mau Pakai

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:01 WIB
Menurutnya, dia tidak bisa mengenakan masker saat menyapa presiden, perdana menteri, diktator, raja, ratu di Kantor...
Antara

Vietnam Protes Penenggelaman Kapal oleh Tiongkok

👤Antara 🕔Sabtu 04 April 2020, 17:17 WIB
Vietnam dan Tiongkok telah bertahun-tahun terlibat dalam pertikaian tentang bentangan perairan yang berpotensi kaya energi, yang disebut...
AFP

Korban Jiwa Akibat Covid-19 di Inggris Tembus 3.600

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Sabtu 04 April 2020, 17:00 WIB
Dorongan ‘tinggal di rumah’ adalah instruksi, bukan permintaan. Petugas medis setempat meminta setiap orang untuk tidak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya