Jumat 27 Maret 2020, 03:50 WIB

Pemprov Jabar Gencarkan Tes Masif Covid-19

MI | Nusantara
Pemprov Jabar Gencarkan Tes Masif Covid-19

Dok. Humas Pemprov Jawa Barat
Sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung menjalani rapid tes yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

 

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat terus melakukan tes masif covid-19 bagi masyarakat. Upaya ini untuk menghentikan penyebaran virus korona yang saat ini sudah menjadi wabah global.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) menjelaskan pada hari pertama tes masif covid-19 pada Rabu (25/3), pihaknya menyasar petugas medis yang berisiko tinggi tertular virus tersebut.

Selain itu, sejumlah peserta yang menghadiri sejumlah kegiatan yang menjadi episentrum penyebaran covid-19 pun sudah menjalani proaktif tes tersebut. Dengan digencarkannya tes mandiri, Emil berharap peta penyebaran bisa lebih diketahui sehingga memudahkan untuk dihentikan.

“Dengan tes tersebut, peta penyebaran bisa ditemukan. Jadi, nantinya bisa diblokade,” kata Emil di Bandung, Jabar, Kamis (26/3).

Hingga Kamis (26/3), warga Jabar yang positif covid-19 mencapai 73 orang yang ma­yoritas berada di Bogor, Bekasi, Depok, dan Bandung Raya.

Terkait status orang dalam pemantauan (ODP), Emil mengakui saat ini jumlah ODP di daerah bisa bertambah lantaran adanya pergerakan warga dari Jakarta selama imbauan diam di rumah. “Orang-orang yang tinggal di Jakarta, yang harusnya tidak kerja (kerja dari rumah), malah mudik. Ini kendala besar, kami harus pikirkan tindakan preventif,” kata Emil.

Karena itu, pihaknya juga akan mendiskusikan terkait wacana karantina wilayah akibat pergerakan dari Jakarta. “Ada usulan lockdown, sedang kami diskusikan dengan pemerintah pusat. Apakah bisa dipertimbangkan karena situasi di daerah banyak yang mudik,” katanya.

Saat disinggung perlunya masa libur sekolah diperpanjang, Emil mengaku belum dapat diputuskan. “Keputusannya setelah masif tes dikumpulkan, nanti kelihatan petanya. Kalau landai (jumlah yang terpapar sedikit), akan disekolahkan lagi (masa libur berakhir). Tapi jika melonjak, di luar dugaan, kita perpanjang libur sekolah,” katanya.

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum meminta warga agar disiplin dan mematuhi anjuran pemerintah terkait dengan pencegahan penyebaran virus korona. Pertama, dia meminta warga yang memiliki riwayat baru pulang dari luar negeri agar mengisolasi diri sebaik mungkin, setidaknya selama 14 hari.

Ketika mengisolasi diri, warga tidak boleh keluar dari rumah terutama untuk hal sepele. Jika tak disiplin, Uu khawatir justru akan merugikan warga lain. “Kalau masyarakat tidak disiplin, yang kena mudarat ialah masyarakat itu sendiri,” katanya. (BY/S3-25)

Baca Juga

Antara

Ini Instruksi Gubernur Sumut ke Kepala Daerah dan Direktur RS

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:28 WIB
Gubernur juga menyampaikan kepada direktur RS se-Sumatra Utara agar tidak menolak pasien yang terindikasi mengidap...
Antara

Sumut Pastikan Seorang Pasien Positif Korona Sembuh

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:23 WIB
Namun, sebelumnya dia mengatakan bahwa jumlah pasien positif di daerahnya masih mengalami...
Antara

Wali Nagari di Agam Diwajibkan Beli Produk Pangan Lokal

👤Yose Hendra 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:20 WIB
"Bantuan dari setiap nagari yang disalurkan kepada masyarakat berbeda-beda, sesuai dengan hasil pangan di nagari masing-masing,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya