Kamis 26 Maret 2020, 22:15 WIB

Pelaku Usaha Perempuan Perlu Dapat Bantuan dan Edukasi

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pelaku Usaha Perempuan Perlu Dapat Bantuan dan Edukasi

MI/M Irfan
Pengusaha UMKM perempuan membutuhkan edukasi dan pendanaan.

 

SAAT ini, jumlah pelaku usaha perempuan di seluruh dunia meningkat lebih cepat jika dibandingkan dengan jumlah pelaku usaha pria. Lebih dari 250 juta perempuan yang menjalani usaha sendiri di seluruh dunia.

Dalam rangka Bulan Perempuan Internasional, Visa mengumumkan dua kemitraan baru dalam rangka memperkuat komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan.

Hand In Hand International dan IFundWomen akan bekerja sama dengan Visa dalam menyediakan program edukasi dan pendanaan bagi pelaku usaha perempuan di seluruh dunia untuk membantu mereka membangun dan mengembangkan bisnisnya.

"Perempuan semakin berperan dalam menggerakkan perekonomian di seluruh dunia dan menciptakan lapangan kerja baru," ujar Al Kelly, CEO dan Chairman Visa, pada keterangan persnya, Kamis (26/3).

“Visa berkomitmen memanfaatkan kekuatan jaringan, merek, dan sumber daya finansial kami untuk mendukung pelaku usaha perempuan dalam mengejar impian mereka,” kata Al Kelly.

Perlu diketahui bahwa IFundWomen merupakan platform pendanaan dan edukasi yang menyediakan akses permodalan melalui bantuan dana dan crowdfunding, pelatihan dengan para ahli, dan jaringan pelaku usaha perempuan.

Kemitraan baru Visa bersama dengan IFundWomen bertujuan membantu para pelaku usaha perempuan mendapatkan pendanaan yang dibutuhkan melalui serangkaian kompetisi pendanaan.

Sementara itu, Hand in Hand International adalah perusahaan yang memiliki misi untuk mendorong pelaku usaha, bisnis, dan perekonomian.

Visa telah meluncurkan kemitraan tiga tahun dengan Hand in Hand International yakni organisasi nirlaba global yang berfokus pada pengembangan ekonomi di Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah dengan nilai kerja sama sebesar US$2,4 juta.

Kemitraan Visa dan Hand in Hand International bertujuan menyediakan edukasi bisnis dan memperluas akses terhadap layanan keuangan ke lebih dari 10 ribu usaha mikro di Kenya, yang mana 75% usaha mikro dikelola oleh perempuan. (RO/OL-09)

Baca Juga

ISTIMEWA

8,5 Juta Pelanggan Sudah Dapat Nikmati Token Listrik Gratis

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 April 2020, 19:07 WIB
Khusus 11 juta pelanggan yang menggunakan kWh meter prabayar, pelanggan akan mendapatkan token listrik berdasarkan penggunaan terbesar...
ANTARA

Menaker Pastikan Pekerja Kena PHK Dapat Insentif Selama 4 Bulan

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Sabtu 04 April 2020, 16:45 WIB
Pemerintah terus berusaha menekan dampak pandemi virus korona (Covid-19), salah satunya dengan memberikan bantuan kepada pekerja yang...
Ilustrasi

KPPOD Ungkap Daerah Kesulitan Realokasi APBD untuk Tangani Pandem

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 04 April 2020, 16:31 WIB
Pemerintah pusat disarankan untuk segera melakukan transfer ke daerah supaya kepala daerah dapat melakukan realokasi anggaran dari Anggaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya