Kamis 26 Maret 2020, 20:34 WIB

Demokrat: Surat Anies Untuk Petugas Medis Kental Motif Politik

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Demokrat: Surat Anies Untuk Petugas Medis Kental Motif Politik

Mi/ Bary Fathahilah
Spanduk sosialisasi Ayo Cegah virus Korona terpasang di atas jembatan penyeberangan orang (JPO) UI Salemba, Jakarta, Senin (16/3/2020)

 

POLITISI Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai aksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang meninggalkan sepucuk surat di masing-masing kamar hotel untuk petugas medis kasus Covid-19 sangat kental dengan motif politik.

"Selamat Datang 2024," cuit Ferdinand melalui akun twitternya @FerdinandHaean2, Kamis (26/3) sambil mengunggah berita soal Anies yang meninggalkan surat untuk petugas medis. Surat Anies dimasukkan ke dalam Amplop dan ditempatkan di masing-masing kamar hotel Grand Cempaka yang disediakan oleh Pemrov DKI Jakarta untuk para petugas medis.

Dikonfirmasi lebih lanjut Ferdinand menambahkan, hal itu adalah cara Anies memanfatkan Corona untuk kepentingan politiknya. "Iya dia cari perhatian dan simpati. Politiknya kental banget," ungkap Ferdinand.

Diketahui bahwa, di setiap kamar hotel, Anies menitipkan sepucuk surat berisi dukungan dan ucapan terima kasih yang ditujukan untuk pengorbanan para petugas medis. Anies melanjutkan, saat ini ibukota negara sedang menjalani masa-masa sulit. Namun di masa sulit itu, para garda terdepan tersebut berjuang dengan sangat mulia meski penuh tantangan dan risiko. "Pada ibu, bapak dan rekan-rekan semua, kami di Pemprov DKI Jakarta dan atas nama seluruh warganya menyampaikan rasa hormat, mengirimkan dukungan penuh dan tetap terus mendoakan," ujar Anies.

Tak lupa di akhir surat, Anies menitip salam untuk para keluarga petugas medis itu di rumah masing-masing. "Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan serta tetap memberikan kesehatan,  kekuatan, dan kesabaran pada ibu, bapak dan rekan-rekan dalam menuntaskan misi mulia ini," tutup Anies yang ditandatangani dengan  tinta berwarna biru. (Ol-8)

Baca Juga

MI/Susanto

Mahfud Tegaskan tak Ada Rencana Bebaskan Napi Koruptor

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 04 April 2020, 22:49 WIB
Mahfud menjelaskan, sejak 2015 silam, memang Presiden Joko Widodo menyatakan tidak akan mengubah untuk merevisi PP 99 tahun 2012....
Antara/Indrianto Eko Suwarso

KPK : Arminsyah Salah Satu Jaksa Terbaik

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:39 WIB
Ali Fikri yang juga berlatar belakang sebagai jaksa di KPK itu menyatakan sosok Arminsyah merupakan panutan bagi para...
MI/AGUS MULYAWAN

Hasil Rapid Test, 3 Pegawai dan 1 OB di DPR Positif Covid-19

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 04 April 2020, 19:22 WIB
Indra menuturkan, keempat orang yang terindikasi positif korona melalui rapid test tersebut belum bisa 100% dikatakan sebagai pasien...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya