Kamis 26 Maret 2020, 18:20 WIB

Pasar Tanah Abang Ditutup Hingga 5 April

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pasar Tanah Abang Ditutup Hingga 5 April

MI/Pius Erlangga
Suasana Pasar Tanah Abang yang mulai ditutup pada 27 Maret hingga 5 Maret mendatang untuk menekan penyebaran Covid-19.

 

Perumda Pasar Jaya memutuskan untuk menutup sementara seluruh pasar yang berada di kawasaan Tanah Abang hingga 5 April.

Kebijakan penutupan mencakup Pasar Tanah Abang Blok A, Pasar Tanah Abang Blok B dan Pasar Tanah Abang Blok F. Hanya Pasar Tanah Abang Blok G yang masih dibuka. Pun, sifatnya terbatas bagi pedagang yang berjualan kebutuhan bahan pokok.

Langkah ini bertujuan menekan laju penyebaran virus korona (Covid-19). Mengingat, kawasan Pasar Tanah Abang ramai dikunjungi jelang bulan suci Ramadan. Pengunjung juga tidak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya, melainkan dari luar daerah hingga mancanegara. Sehingga, perlu dilakukan pembatasan di pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara.

Baca juga: Jakarta Darurat Covid-19, Anies Jamin Stok Bahan Pokok Aman

“Penutupan dilakukan per 27 Maret hingga 5 April mendatang. Seluruh aktivitas perdagangan di pasar kita liburkan sementara. Ini merupakan salah satu langkah pencegahan dan penyebaran Covid-19. Kecuali di Blok G boleh berjualan khusus bahan pangan saja,” ujar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, dalam keterangan resmi, Kamis (26/3).

Sebelumnya, manajemen Pasar Jaya sudah berkomunikasi dengan pedagang di kawasan Pasar Tanah Abang. Terlebih, jelang bulan ramahan menjadi waktu penting bagi pedagang untuk berjualan. Sebab, penjualan akan meningkat dibandingkan hari biasanya.

 “Untuk penutupan ini tentu sudah dilakukan komunikasi dan sosialisasi kepada pedagang. Kita sampaikan beberapa hal untuk pengertian bersama. Pedagang dan manajemen sepakat untuk menutup bersama area pasar hingga batas waktu tertentu,” jelas Arief.

Baca juga: Anies Tetapkan Jakarta Tanggap Darurat Bencana Covid-19

Perumda Pasar Jaya telah mengambil berbagai langkah untuk menekan penyebaran virus korona di kawasan pasar. Pada awal kasus merebaknya Covid-19 di Ibu Kota, manajemen langsung melakukan pembatasan pintu akses masuk ke dalam pasar. Setiap pedagang dan masyarakat yang akan masuk harus diukur suhu tubuhnya. Jika ada pedagang dan masyarakat yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius, dilakukan penanganan khusus.

Pun, pada setiap pintu masuk pasar juga disiapkan hand sanitizer bagi pedagang dan masyarakat. Tak hanya itu, Pasar Tanah Abang juga telah disemprot desinfektan. Penyemprotan menyasar seluruh sarana berjualan, kantor, fasilitas dan sarana ibadah.

“Masyarakat dan pedagang juga kita ingatkan untuk selalu memantau media sosial resmi milik Pasar Jaya. Jika ada pertanyaan bisa disampaikan di layanan call center dengan nomor 081280080063,” tutupnya.(OL-11)

 

Baca Juga

Dok. Humas DPRD DKI

Soal DKI-2: PKS Jelas Tak Mampu Tandingi Lobi Kuat Gerindra

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 06 April 2020, 19:20 WIB
Pengamat politik Usep S Ahyar menilai terpilihnya Ahmad Riza Patria sebagai wakil gubernur DKI Jakarta karena pengaruh Gerindra yang...
Metrotvnews.com/ Kuntoro Tayubi.

Seorang Transgender di Jakarta Utara Tewas Dibakar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 06 April 2020, 19:16 WIB
Seorang transgender perempuan atau transpuan bernama Mira diduga dibakar hidup-hidup oleh sejumlah orang di kawasan Cilincing, Jakarta...
Dok. Perempuan Tangguh Indonesia

Aksi Kemanusiaan Gotong Royong Siaga Covid-19

👤Sri Purwandhari 🕔Senin 06 April 2020, 18:15 WIB
Pandemi covid-19 berdampak terhadap berbagai sektor di mana-mana. Banyak yang menjadi korban, tapi gerakan kemanusiaan terus bermunculan....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya