Kamis 26 Maret 2020, 17:38 WIB

Jubir Covid-19 tidak Persoalkan Mudik, Asalkan tidak Dekat-Dekat

Henri Siagian | Humaniora
Jubir Covid-19 tidak Persoalkan Mudik, Asalkan tidak Dekat-Dekat

Antara
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto

 

DI saat pemerintah mendorong agar masyarakat tidak mudik saat Lebaran 2020 karena pandemi covid-19, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto tidak mempersoalkan.

"Tidak apa-apa," kata Yuri di Jakarta, Kamis (26/3).

Baca juga: Kemendagri Arahkan Pemda Cegah Mudik

Hanya saja, dia mengingatkan, pemudik harus tetap memberlakukan jarak fisik (physical distancing) untuk menekan penyebaran covid-19.

Baca juga: Cegah Mudik, Kemenhub Dorong Video Call Silaturahim saat Lebaran

"Ya jangan dekat-dekat. Physical distance itu fondasi dasar. Kalau kembangin rumah, fondasinya itu jaga jarak. Terserah mau pakai tembok atau bata, fondasinya itu," katanya.

Sehingga, lanjut dia, warga yang sehat tidak tertular. "Droplet percikan ludah atau lendir saat bersin batuk bisa sejauh 1,5 meter. Jarak itu yang kita jaga," katanya.

Baca juga: PSI Desak Anies Segera Tambah Ventilator di RS Rujukan Covid-19

Tidak lupa, Yuri mengingatkan masyarakat untuk terus mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti membiasakan mencuci tangan pakai sabun sebelum makan atau melakukan kontak ke area muka. (Ant/X-15)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Angket Pembukaan Sekolah, KPAI: Anak Setuju, Orang Tua Khawatir

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:17 WIB
Sebagian besar anak setuju sekolah dibuka karena kemungkinan mereka sudah jenuh belajar dari...
MI/PANCA SYURKANI

Menteri LHK: Pemda Berperan Penting Atasi Perubahan Iklim

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:15 WIB
Target penurunan emisi Indonesia hingga tahun 2030 sebesar 29% dari Bussiness as Usual (BAU) dengan upaya sendiri dan sampai dengan 41%...
MI/RAMDANI

1.403 Pekerja Migran Indonesia Dirawat di Wisma Atlet

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:07 WIB
Sehari sebelumnya pada Kamis (28/5) ada 1.601 yang diinapkan di rumah sakit tersebut. Artinya ada pengurangan 198 pekerja...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya