Kamis 26 Maret 2020, 14:25 WIB

ODP dan PDP Bertambah Pintu Masuk Mabar Diperketat 

John Lewar | Nusantara
ODP dan PDP Bertambah Pintu Masuk Mabar Diperketat 

MI/John Lewar
Penumpang yang datang melalui pelabuhan Mabar dsemprot disinfektan.

 

PETUGAS karantina kesehatan pelabuhan baik laut maupun udara di Manggari Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), terus memperketat masuk dan keluarnya penumpang. Pengetatan ini menyusul semakin meningkatnya jumlah
pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP)  virus korona yang kian menyebar di sana.

Juru bicara gugus Tugas pemberantasan virus korona plt.Sekda Mabar Ismail Sudir menyebutkan kasus ODP kian hari terus meningkat.  "Dari sebelumnya tujuh menjadi 21, saat ini naik lagi menjadi 29 ODP. Sedangkan daerah ini ada dua PDP yang di rawat di RSUD komodo," ungkap Ismail, kepada Media Indonesia, Kamis (26/3)

Dia mengaku, ke 29 pasien dengan daftar ODP masih menjalani karantina di rumah masing masing diawasi oleh medis setempat  dibantu babinsa TNI dan babimkabtibmas Polisi. Sehinga dari 31 pasien hari ini sudah mencapai 37, 35
diantaranya ODP.

"Sudah naik dratis dari 31, sekarang ini per Kamis 26/3 ,menjadi 37 orang,35 ODP, 3 PDP satu telah meninggal,"katanya.

Selain itu kata dia, pemerintah tengah menyiapkan beberapa gedung untuk karantina,sewaktu diperlukan akibat angkutan penumpang yang di temukan ODP menurut pemeriksaan medis.

"Hanya saja kekurangan daerah ini, begitu banyak seperti APD tempat tidur, masker dan saniter khusus bagi petugas.Karena daerah ini merupakan rumah  sakit rujukan, Covid jadi di butuhkan" katanya.

Plt sekda mabar ini berharap warga Manggarai barat mentaati aturan protokoler kesehatan sehingga aman dari serangan covid19. Ismail juga memintah media membantu menyebarkan yang mengedukasi warga.

Terpantau langkah pencegahan di pintu pelabuhan semakin di perketat pihak petugas karantina pelabuhan.Kepala Karantina Labuanbajo, Marsel Elias Kamis (26/3) di Dermaga Pelni Labuanbajo bersama tim terpadu tetap melakukan
pemeriksaan penumpang yang baru turun dari kapal laut maupun di Bandara Komodo.

"Ratusan penumpang di periksa melalui alat deteksi suhu tubu. Tak terkecuali semua orang yang masuk pelabuhan di semprot ketubuh penumpang mengunakan disinfektan.Kta perketat siang malam demi mencegah masuknya
virus korona, "ungkap Marsel.

Semua calon penumpang yang hendak masuk ke kapal di perintahkan  berbanjar satu persatu maju di cek suhu tubuh kemudian di semprot petugas dengan disinfektan. (OL-13)

Baca Juga: Larang Mudik, Pemerintah Akan Batasi BBM hingga Dorong Fatwa

Baca Juga

Istimewa

Kepala Kejari Bantul Dinyatak Sembuh Covid-19, Ini Pesannya

👤Agus Utantoro 🕔Minggu 05 April 2020, 19:20 WIB
SETELAH dirawat di ruang isolasi RSUD Panembahan Senopati, Kepala Kejaksaan Negeri Bantul Zuhandi, diizinkan...
Antara

Lahan Perhutani di Jatim Disiapkan untuk Makam Korban Covid-19

👤Faishol Taselan 🕔Minggu 05 April 2020, 17:45 WIB
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Jatim) memastikan korban meninggal dunia akibat Virus Corona (Covid19), akan dimakamkan di lahan khusus....
MI/Cikwan S

Kader NasDem Jawa Barat Siap Tanggulangi Covid-19

👤Cikwan Suwandi 🕔Minggu 05 April 2020, 16:45 WIB
Bantuan kader NasDem Karawang tidak hanya donasi tapi juga edukasi tentang penanganan Covid-19 ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya