Kamis 26 Maret 2020, 12:38 WIB

Japelidi Produksi Konten Edukasi Lokal Bahasa Banyumasan

Lilik Darmawan | Nusantara
Japelidi Produksi Konten Edukasi Lokal Bahasa Banyumasan

MI/Lilik Darmawan
Konten edukasi Japelidi edisi Banyumasan

 

JARINGAN  Pegiat Literasi Digital (Japelidi) Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) memproduksi informasi akurat mengenai Covid-19 melalui bahasa lokal, Jawa Banyumasan. Hal itu dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya di Banyumas.

Perwakilan Japelidi Purwokerto yang juga Ketua Jurusan Komunikasi Fisip Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), S Bekti Istiyanto mengatakan bahwa Japelidi yang beranggotakan dosen-dosen dari 78 perguruan tinggi di 30 kota di Indonesia membuat konten video dan poster edukatif terkait Covid-19. 

"Khusus di Banyumas, kami membuat konten dengan bahasa lokal Jawa Banyumasan. Dengan demikian, masyarakat Banyumas diharapkan akan lebih memahami isinya," kata Bekti, Kamis (26/3).

Dijelaskan oleh Bekti, Japelidi telah membuat konten video dan poster dengan tema Jaga Diri dan Jaga Keluarga” dengan menggunakan 42 bahasa daerah, bahasa Indonesia dan Mandarin. Tujuannya untuk mengimbagi banjir hoaks yang menyesatkan warga pada waktu pandemi saat ini.

baca juga: Jateng Kini Punya Laboratorium Untuk Korona di Salatiga

"Dalam konten bahasa lokal Banyumasan, kami menuliskan bahwa Banyumasan seperti Saja cokan ngemen-ngemek rai atau jangan sering memegang muka, kemudian ada juga €œNang umah baen” atau di rumah saja dan sebagainya. Konten sederhana dengan bahasa lokal, semoga akan lebih dapat diterima oleh masyarakat di sini," tambahnya. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/Agus Utantoro

DIY Tambah Dua Laboratorium untuk Tes Covid-19

👤Ardi Teristri Hardi 🕔Rabu 08 April 2020, 17:55 WIB
Mulai  Selasa (7/4),  tes Covid-19 di DIY dilaksanakan di Laboratorium  RSUP Sardjito dan Laboratorium di Universitas Gadjah...
istimewa

Rapat Senyap DPRD Rote Ndao Hasilkan Keputusan Ilegal

👤Aries Wijaksena 🕔Rabu 08 April 2020, 17:50 WIB
Kami sangat keberatan bila mereka menggunakan keputusan yang tidak sesuai mekanisme...
Dok.Pemkot Tasikmalaya

Ditemukan 59 Pasien Covid-19 tanpa Gejala di Tasikmalaya

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 08 April 2020, 17:15 WIB
TIM Krisis Center Covid-19 Kota Tasikmalaya menemukan pasien virus korona baru (Covid-19) sebanyak 59 orang tanpa gejala (OTG). Mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya