Kamis 26 Maret 2020, 12:07 WIB

Oknum PNS di RSUD Pagelaran Cianjur Mencuri Ribuan Masker

Benny Bastiandy | Nusantara
Oknum PNS di RSUD Pagelaran Cianjur Mencuri Ribuan Masker

MI/Benny Bastiandy
Polres Cianjur mengungkap pencurian puluhan masker di RSUD Pagelaran. Salah satunya adalah pegawai RS setempat.

 

KASUS pencurian ratusan boks atau belasan ribu lembar masker di RSUD Pagelaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terungkap. Satu orang pelakunya diketahui merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan rumah sakit tersebut.

Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Juang Andi Priyanto mengatakan, terdapat empat pelaku pencurian masker sebanyak yang berhasil diringkus yakni ISF, RN, YHG, dan CRN. Satu orang berinisial ISF merupakan oknum PNS.Sementara RN dan YHG berstatus honorer. Sedangkan CRN berperan sebagai penadah.

"Dari hasil penyidikan yang dilakukan berdasarkan laporan dugaan pencurian masker di RSUD Pagelaran, kami berhasil menangkap empat pelakunya," kata Kapolres didampingi Kasatreskrim Ajun Komisaris Niki Ramadhany saat menggelar pers rilis pengungkapan kasus di Mako Polres Cianjur, Kamis (26/3).

Para pelaku, kata Kapolres, menggondol sebanyak 320 boks masker di tempat penyimpanan di Gudang Instalasi Farmasi RSUD Pagelaran. Satu boks berisi 50 lembar masker dijual rata-rata di kisaran Rp100 ribu.

"Mereka menjualnya secara bertahap. Kasus pertama mereka mendapat uang Rp24 juta, Rp18 juta, dan Rp14 juta," jelas Kapolres.

Modus yang digunakan pelaku dengan cara memanfaatkan kelengahan situasi dan kondisi di RSUD Pagelaran. Mereka sudah mengetahui persis kondisinya lantaran setiap hari berkecimpung di tempat tersebut.

"Tiga orang pelaku yang merupakan orang dalam, sudah tahu tempat penyimpan barangnya. Mereka sengaja tidak menjual hasil curiannya itu di Cianjur, tapi dijual ke Bogor untuk menghilangkan jejak," ungkapnya.

Hasil pencurian tersebut digunakan para tersangka untuk berfoya-foya. Seperti dibelikan sepeda motor serta keperluan rumah tangga. Kapolres mengungkapkan ulah yang dilakukan tersangka jadi atensi. Sebab, pada kondisi pandemik Covid-19 seperti sekarang, masker merupakan kebutuhan penting karena banyak digunakan paramedis maupun masyarakat.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa dus masker, alat kesehatan seperti jarum suntik, tisu, kartu ATM, handphone, uang tunai, dan lainnya. Keempat pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dan 480 KUHPidana. Ancaman hukum pidananya selama 7 tahun penjara.

"Mereka kami tangkap di rumah masing-masing tanpa perlawanan," tandasnya.

Direktur Utama RSUD Pagelaran, Awie Darwizar, mengaku tak mengetahui persis modus yang digunakan para tersangka. Namun dari pengungkapan yang dilakukan kepolisian, kata Awie, kemungkinan mereka mempunyai akses.

baca juga: 14 ODP Berinteraksi dengan Pasien Korona Meninggal Harus Isolasi

"Raibnya masker ini diketahui saat ada permintaan bantuan masker dari RSUD Sayang Cianjur. Kami enggak nyangka saja dalam kondisi kesulitan (masker) seperti ini dan stok terbatas. Sekarang juga tinggal sedikit, sekitar 3 ribu lembar masker karena setiap hari selalu digunakan medis untuk rawat jalan, kemudian di ruang operasi," terang Awie. (OL-3)

Baca Juga

Antara

Ini Instruksi Gubernur Sumut ke Kepala Daerah dan Direktur RS

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:28 WIB
Gubernur juga menyampaikan kepada direktur RS se-Sumatra Utara agar tidak menolak pasien yang terindikasi mengidap...
Antara

Sumut Pastikan Seorang Pasien Positif Korona Sembuh

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:23 WIB
Namun, sebelumnya dia mengatakan bahwa jumlah pasien positif di daerahnya masih mengalami...
Antara

Wali Nagari di Agam Diwajibkan Beli Produk Pangan Lokal

👤Yose Hendra 🕔Sabtu 04 April 2020, 21:20 WIB
"Bantuan dari setiap nagari yang disalurkan kepada masyarakat berbeda-beda, sesuai dengan hasil pangan di nagari masing-masing,"...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya