Kamis 26 Maret 2020, 08:56 WIB

Pesan Singkat Syahrul Yasin Limpo Tentang Korona Bikin Terharu

mediaindonesia.com | Ekonomi
Pesan Singkat Syahrul Yasin Limpo Tentang Korona Bikin Terharu

DOK KEMENTAN
Mentan Syahrul Yasin Limpo.

 

Syahrul Yasin Limpo (SYL) menulis pesan singkat yang berisi renungan kehidupan. Pesan singkat itu ia tulis dengan judul 'Corona dan Peringatan Tuhan'. 

Dalam tulisannya, SYL mengajak semua manusia agar mau berusaha dan berserah diri kepada Tuhan. Penyebaran korona, kata dia, harus disikapi dengan pikiran dan hati yang bersih.

"Saudaraku semua, terkhusus anak-anakku. Corona virus atau Covid 19, rasanya menghantam semua dimensi kehidupan kita. Begitu dahsyat. Bahkan, luar biasa. Bahkan kehidupan sosial tercabik dan tentara aparat keamanan bersenjata, seakan kehilangan kekuatan menjaga negerinya. Politik babak belur. Banyak pemerintah seakan tak berdaya. Ekonomi semua negara anjlok. Bahkan, terjun bebas ke titik nadir," tulisnya.

"Dari fenomena ini, Tuhan tampaknya sengaja mengingatkan. Juga, memberikan peringatan bahwa, duniamu sekarang telah berubah," tambahnya.

Menurut Syahrul, kejadian ini adalah penanda bahwa Tuhan merupakan satu-satunya yang berkuasa di dalam kehidupan sehari-hari. Tuhan adalah sang pencipta yang mengingatkan manusia akan pentingnya keimanan dan ketaqwaan.

"Sang Maha Kuasa, ingin menunjukkan bahwa paradigma hidup telah berganti. Jangan hidup seperti kemarin. Itu jika tidak mau tergilas. Lalu, mati sia-sia. Your past succes quaranty nothing, if you not changes your day," katanya.

"So, tangan kananmu jadikan simbol bahwa kamu bersih. Bersih di pikiranmu. Bersih hatimu. Bersih tubuhmu. Dan tangan kirimu, sebagai pertanda tetaplah menggapai materi duniamu. Kerja keras. Tak pantang menyerah. Terus menerus," tambahnya.

Sebagai salah satu sikap syukur, Syahrul berharap masyarakat lebih banyak beribadah di rumah, bekerja dari rumah dan berbuat yang lebih baik dari rumah.

"Ganti metode atau cara kerjamu dengan digital (work from home) Itu berarti, tidak ada lagi kerja tanpa artificial intellegence. Tanpa internet of things (IoT). Dan lebih maju lagi, dengan robot yang dilengkapi kecerdasan buatan. On the spot? Bolehlah, tapi tak lebih dari validasi dan random samplingnya, untuk mengkolaborasi dengan kesesuaian fakta yang ada. Lalu, apa arti ini semua? Mari kita pikirkan bersama hikmah di balik Corona virus. Virus yang melanda seluruh dunia saat ini. Salam restorasi (SYLWay)," tutupnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

ISTIMEWA

8,5 Juta Pelanggan Sudah Dapat Nikmati Token Listrik Gratis

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 April 2020, 19:07 WIB
Khusus 11 juta pelanggan yang menggunakan kWh meter prabayar, pelanggan akan mendapatkan token listrik berdasarkan penggunaan terbesar...
ANTARA

Menaker Pastikan Pekerja Kena PHK Dapat Insentif Selama 4 Bulan

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Sabtu 04 April 2020, 16:45 WIB
Pemerintah terus berusaha menekan dampak pandemi virus korona (Covid-19), salah satunya dengan memberikan bantuan kepada pekerja yang...
Ilustrasi

KPPOD Ungkap Daerah Kesulitan Realokasi APBD untuk Tangani Pandem

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 04 April 2020, 16:31 WIB
Pemerintah pusat disarankan untuk segera melakukan transfer ke daerah supaya kepala daerah dapat melakukan realokasi anggaran dari Anggaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya