Rabu 25 Maret 2020, 21:59 WIB

Catat, Begini Tata Cara Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19!

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Catat, Begini Tata Cara Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19!

Antara/Fauzan
Pekerja membuat peti mati khusus yang dilapisi alumunium foil untuk jemazah pasien Covid-19

 

JENAZAH pasien pengidap virus korona covid-19 perlu diperlakukan secara khusus. Juru bicara Pemerintah untuk penangulangan covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan, tata cara pemulasaran jenazah ini tercantum dalam Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Coronavirus Disease (Covid-19) yang disusun oleh Kementerian Kesehatan.

“Prinsipnya sama dengan penanganan jenazah penyakit menular yang lain,” kata Yuri saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (25/3).

Adapun langkah-langkah pemulasarn jenazah pasien Covid-19 berdasarkan pedoman Kemenkes yaitu, petugas kesehatan harus menjalankan kewaspadaan standar ketika menangani pasien yang meninggal akibat penyakit menular.

Alat pelindung diri (APD) lengkap harus digunakan petugas yang menangani jenazah jika pasien tersebut meninggal dalam masa penularan.

Kemudian, jenazah harus terbungkus seluruhnya dalam kantong jenazah yang tidak mudah tembus sebelum dipindahkan ke kamar jenazah.

Baca juga : Cegah Covid-19 dengan Jaga Kebersihan Diri dan Social Distancing

Pastikan tidak ada kebocoran cairan tubuh yang mencemari bagian luar kantong jenazah. Pindahkan sesegera mungkin ke kamar jenazah setelah meninggal dunia.

Jika keluarga pasien ingin melihat jenazah, diijinkan untuk melakukannya sebelum jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dengan menggunakan APD.

Jenazah tidak boleh dibalsem atau disuntik pengawet. Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi. Jenazah hendaknya diantar oleh mobil jenazah khusus.

Jenazah sebaiknya tidak lebih dari empat jam disemayamkan di pemulasaraan jenazah. Jika akan diotopsi harus dilakukan oleh petugas khusus, jika diijinkan oleh keluarga dan Direktur Rumah Sakit.

Saat penanganan jenazah, petugas harus memberi penjelasan kepada pihak keluarga tentang penanganan khusus bagi jenazah yang meninggal dengan penyakit menular.

Sensitivitas agama, adat istiadat dan budaya harus diperhatikan ketika seorang pasien dengan penyakit menular meninggal dunia. (OL-7)

Baca Juga

Dok. MI

Anji Ajari Anak Main Gitar

👤MI 🕔Rabu 08 April 2020, 01:50 WIB
MUSISI Erdian Aji Prihartanto atau akrab disapa Anji, 42, mengambil hikmah dari anjuran untuk tinggal di rumah dan work from...
MI/Adam Dwi

Ade Govinda Batal Manggung, Bikin Musik

👤MI 🕔Rabu 08 April 2020, 01:15 WIB
GITARIS Govinda Ade Nurulianto, 36, mengaku sedih karena jadwal manggung Govinda banyak yang dibatalkan lantaran pandemi...
Dok. MI

Titi DJ Melek Teknologi selama Karantina

👤MI 🕔Rabu 08 April 2020, 00:50 WIB
IMBAUAN pemerintah untuk di rumah saja demi mencegah penularan virus korona membawa kebaikan bagi musisi Titi DJ,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya