Rabu 25 Maret 2020, 15:59 WIB

Khofifah Apresiasi Pengantin yang Tunda Resepsi Penikahan

Aries Wijaksena | Nusantara
Khofifah Apresiasi Pengantin yang Tunda Resepsi Penikahan

Istimewa
Para pengantin yang menunda resepsi pernikahan diundang oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

 

DUA pasang mempelai pengantin diundang Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Grahadi usai melangsungkan akad nikah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Rabu (25/3). 

Dua pasang mempelai pengantin itu diberi apresiasi dan diberi hadiah lantaran menunda acara resepsi pernikahan di tengah wabah virus corona yang sedang menjangkit Jawa Timur dan Indonesia.

Mengikuti anjuran Pemerintah Provinsi Jatim untuk menunda menggelar resepsi pernikahan, pasangan Yavuz Ozdemir, WNA asal Turki dan Irra Chorina Octora asal Candi Lontar Surabaya serta Amal Fatchullah dan Diana Anggraini dari Surabaya, sepakat hanya menggelar prosesi akad nikah saja dengan menghadirkan keluarga dekat yang sangat terbatas.

Sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan kedua pasang mempelai pengantin ini,  Khofifah mengundang mereka untuk mendapatkan hadiah khusus darinya.

Tak ramai-ramai dan mematuhi standar protokol kesehatan di tengah wabah covid-19, hanya keluarga terdekat yang dibolehkan datang mengiringi penantin. Masing-masing pasang mempelai hanya dibolehkan membawa sekitar lima anggota keluarga. Yaitu orang tua dan saudara terbatas. 

“Ini tidak terencana dan mendadak, karena saya dapat info jam 09.00 WIB bahwa ada dua pasang pengantin yang melangsungkan pernikahan dan menunda resepsi  akhirnya saya undang mereka  ke  Grahadi. Karena sebenarnya mereka ini sudah pesan gedung untuk resepsi tapi mereka mengikuti regulasi di tengah wabah covid, sehingga nikahnya hanya akad saja resepsi ditunda,” kata Khofifah.

Pihaknya mengatakan Pemprov memang mengeluarkan kebijakan demi mengurangi kemungkinan adanya penularan virus corona. Pemprov mengimbau agar resepsi pernikahan ditunda dan hanya dianjurkan untuk menggelar akad nikah saja dengan mengundang orang yang sangat terbatas. 

Di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya sendiri juga diterapkan protokol kesehatan seperti adanya room screening, cek suhu tubuh dan mencuci tangan dengan hand sanitizer, ber masker dan jarak interaksi yang aman. 

“Saya sengaja mengundang ke sini supaya keduanya bisa menginspirasi yang lain bahwa di kondisi seperti ini mereka bisa mengendalikan diri untuk menunda resepsi pernikahan  dan hanya menggelar akad nikah.  Resepsinya ditunda sampai  wabah covid - 19  selesai,” kata Khofifah.

Irra Chorina Octora, salah satu mempelai wanita yang baru saja sah menjadi isteri  Yavuz Ozdemir mengaku bahwa dirinya mulanya kecewa karena tidak bisa menggelar resepsi pernikahan sesuai rencana. 

“Mulanya saya bingung dan panik saat dengar anjuran dari pemerintah terkait wabah corona ini dan kami khawatir kami tidak bisa menikah, maka kita usahakan di KUA dan pihak masjidnya juga dikoordinasikan ternyata kami bersyukur kami tetap bisa melaksanakan pernikahan,” kata Irra.

Meski begitu ia merasa senang dan terhormat karena diundang langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Hal ini menurutnya mampu mengobati rasa kekecewaan dirinya dan juga keluarga di hari bahagianya.

“Terima kasih ibu gubernur. Kami mungkin akan menunda resepsi di hari lain. Dengan pertimbangan untuk menyelamatkan banyak orang agar tak tertular virus corona,” kata Irra. (A-2) 

Baca Juga

MI/Djoko Sardjono

Elemen Masyarakat Klaten Deklarasi Tolak Unjuk Rasa Anarkis

👤Djoko Sardjono 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 07:57 WIB
Naskah deklarasi bersama menolak unjuk rasa anarkis di wilayah Kabupaten Klaten dibacakan Ketua DPRD Hamenang Wajar...
MI/Apul Iskandar

Pemkot Pematangsiantar Ajukan Tiga Ranperda

👤Apul Iskandar 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 07:57 WIB
Adapun Ranperda yang diajukan oleh wali kota adalah Ranperda tentang Ketertiban Umum, Ranperda tentang Perumda Tirta Uli, dan Ranperda...
MI Ignas Kunda

Fokus Sumber Daya Alam, SDM Indonesia Kalah dari Negara Tetangga

👤Ignas Kunda 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 07:57 WIB
Indonesia disebut belum bisa menikmati bonus demografi karena kulitas pendidikan dalam hal ini sumber daya manusia kita masih...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya