Rabu 25 Maret 2020, 14:35 WIB

Malaysia Perpanjang Lockdown

Henri Siagian | Internasional
Malaysia Perpanjang Lockdown

Antara
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin

 

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengumumkan perpanjangan masa karantina wilayah (lockdown) sebagian wilayah hingga 14 April. 

"Saya telah diberikan informasi oleh Kementerian Kesehatan dan Majelis Keselamatan Negara. Tren saat ini menunjukkan kasus-kasus positif covid-19 yang baru masih terjadi," kata Muhyiddin dalam pidato khusus yang disiarkan langsung televisi pemerintah di Putrajaya, Rabu (25/3).

Baca juga: WHO: AS Berpotensi Jadi Pusat Pandemi Covid-19

Awalnya, lockdown di sebagian wilayah Malaysia atau yang disebut sebagai  Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) diberlakukan pada 18-31 Maret.

Baca juga: Korban Meninggal Covid-19 Ribuan, Iran Tolak Bantuan Asing

Dia mengatakan, karena kasus-kasus baru virus covid-19 belum berkurang menuntut pemerintah untuk meneruskan PKP lebih lama.

Baca juga: Banyak Negara Lockdown, Pengguna Platform Facebook Melonjak

Muhyiddin mengatakan dirinya menginformasikan waktu lebih awal supaya masyarakat dapat mempersiapkan diri.

"Anda yang berada di kampung tak perlu bergegas balik ke Kuala Lumpur akhir minggu ini. Duduklah dulu di kampung dan jangan ke mana-mana. Anak-anak yang sepatutnya balik ke asrama, tak perlu balik ke asrama lagi. Tunggu dulu," katanya.

Dia mengatakan kantor-kantor yang masih ditutup belum perlu dibuka lagi. (Ant/X-15)

 

 

 

Baca Juga

AFP

Elton John dan Paul McCartney Gelar Konser Bagi Petugas Medis

👤Rudy Polycarpus 🕔Selasa 07 April 2020, 04:54 WIB
Konser itu juga akan disiarkan langsung di beberapa platform media sosial, termasuk YouTube, Apple, Facebook, Instagram dan...
AFP

Kondisi Memburuk, PM Inggris Dirawat di ICU

👤Rudy Polycarpus 🕔Selasa 07 April 2020, 02:43 WIB
Boris telah menunjuk Menteri Luar Negeri Raab untuk menggantikan peranannya sebagai Perdana...
Dok MI: Duta

Empat Strategi Korsel Hadapi Covid-19 tanpa Karantina Wilayah

👤Antara 🕔Senin 06 April 2020, 21:57 WIB
Mereka mengikuti rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya