Rabu 25 Maret 2020, 11:40 WIB

Darurat Covid-19, Refund 100% Tiket KA Bisa Dilakukan Via Daring

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Darurat Covid-19, Refund 100% Tiket KA Bisa Dilakukan Via Daring

ANTARA
Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

 

TERHITUNG sejak Senin (23/3) kemarin, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta melakukan pengurangan jadwal perjalanan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 atau virus korona.

Terdapat 19 keberangkatan Kereta Api (KA) yang mengalami pembatalan perjalanan dengan jadwal keberangkatan kurun waktu 23 Maret - 1 April 2020. KA yang mengalami pembatalan operasional tersebut merupakan KA yang memiliki jarak berdekatan, sehingga calon penumpang memiliki pilihan KA lain jika memang harus tetap melakukan perjalanan. Namun, jika calon penumpang tidak berkenan dialihkan ke KA lain, maka dapat dilakukan pembatalan tiket dengan bea pengembalian 100%.

Baca juga: Imbas Covid-19, MRT Jakarta Tunda Bentuk Anak Usaha

Pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100% juga berlaku bagi calon penumpang KA yang memiliki jadwal keberangkatan pada masa tanggap darurat korona, yaitu 23 Maret - 29 Mei 2020.

Secara total terhitung sejak 1 maret 2020 hingga kini sekitar 71 ribu tiket untuk keberangkatan sampai 90 hari kedepan telah dilakukan proses pembatalan baik melalui loket stasiun dan jalur online.

"Guna menghindari penumpukan calon penumpang yang ingin melakukan pembatalan di loket stasiun, terutama di dua stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh, Stasiun Gambir dan Pasar Senen, PT KAI Daop 1 Jakarta menginformasikan bahwa pembatalan dapat dilakukan secara online melalui aplikasi KAI Access," kata Kahumas KAI Daop 1 Eva Chairunnisa, Rabu (25/3).

Meskipun pembelian tiket melalui stasiun dan kanal penjualan tiket yang lain, calon penumpang tetap bisa melakukan pembatalan di aplikasi KAI Access.

Hal yang terpenting nomor identitas yang didaftarkan pada akun aplikasi KAI Access harus sesuai dengan nomor identitas pemesan tiket. Bahkan, pembatalan melalui KAI Access juga bisa untuk membatalkan tiket lainnya yang masih memiliki satu kode booking.

"Yang perlu dipastikan, calon penumpang memiliki aplikasi KAI Access dengan versi paling update, maka dapat membatalkan tiket dengan pengembalian bea 100%. Bagi pengguna yang telah memiliki Aplikasi KAI Access dapat melakukan proses update pada aplikasi tersebut," ujarnya.

Jika tidak melakukan pembatalan melalui aplikasi KAI Access, calon penumpang dapat langsung datang ke loket pembatalan yang ada di stasiun. Terdapat delapan stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta yang melayani pembatalan tiket KA Jarak Jauh. Masing-masing stasiun memiliki 3 loket untuk melayani pembatalan tiket. Bahkan, guna menghindari antrean, khusus di Stasiun Gambir dan Pasar Senen, ditambah menjadi 5 loket layanan pembatalan tiket.

Berikut jadwal operasional pelayanan loket pembatalan tiket di stasiun yang buka setiap hari (Senin-Minggu):

1. Stasiun Gambir: Pukul 07.00 - 22.00 WIB

2. Stasiun Pasar Senen: Pukul 07.00 - 22.00 WIB

3. Stasiun Jakarta Kota: Pukul 07.00 - 19.00 WIB

4. Stasiun Bogor: Pukul 09.00 - 16.00 WIB

5. Stasiun Cikampek: Pukul 07.00 - 22.00

6. Stasiun Rangkasbitung: Pukul 09.00 - 16.00 WIB

7. Stasiun Serang: Pukul 09.00 - 19.00 WIB

8. Stasiun Bekasi : Pukul 07.00 - 22.00 WIB

(OL-6)

Baca Juga

Antara

PSBB Berlaku di Jakarta, Tujuh Jenis Kegiatan ini Dilarang

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 07 April 2020, 16:17 WIB
Larangan terhadap tujuh kegiatan itu mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

NasDem Minta DKI segera Berlakukan PSBB

👤Putra Ananda 🕔Selasa 07 April 2020, 16:07 WIB
NasDem meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak lagi menunda kebijakan PSBB di Jakarta. PSBB perlu dilakukan untuk mengurangi...
MI/Susanto

Ombudsman: Social Distancing Kurang Efektif, Lakukan Evaluasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 07 April 2020, 16:07 WIB
Ombudsman Perwakilan Jakarta berpendapat social distancing kurang efektif, jadi harus beralih ke metode yang lebih ketat dan efektif...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya