Rabu 25 Maret 2020, 10:23 WIB

Korban Covid-19 Prancis Melonjak Jadi 1.100 Orang Meninggal

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Korban Covid-19 Prancis Melonjak Jadi 1.100 Orang Meninggal

AFP/Hector Retamal
Setelah 14 hari dikarantina, warga Prancis meninggalkan lokasi karatina di Vacanciel Holiday Resort in Carry-le-Rouet, Prancis.

 


VIRUS korona baru (covid-19 telah menewaskan 240 orang lainnya di Prancis, kata pejabat tinggi kesehatan Prancis, Selasa (24/3 Kasus tambahan ini menjadikan jumlah korban tewas di negara itu akibat pandemi menjadi 1.100 jiwa. Kepala badan kesehatan Jerome Salomon, mengatakan kepada wartawan 22.300 orang telah dites positif mengidap virus korona di Prancis. Dari total 10.176 orang dirawat di rumah sakit, 2.516 orang berada dalam perawatan intensif.

Para pejabat percaya jumlah yang dipublikasikan dari mereka yang terinfeksi sebagian besar meremehkan angka sebenarnya, karena hanya mereka yang menunjukkan gejala parah yang biasanya dites. Salomon juga menekankan jumlah kematian 1.100 orang hanya mencakup mereka yang tercatat meninggal karena virus korona di rumah sakit dan bukan mereka yang meninggal di fasilitas orang tua.

Dia mengatakan kematian di rumah sakit hanyalah bagian dari total korban dan berjanji untuk memberikan data kematian di hunian khusus orang tua di hari-hari berikutnya. Sebuah rumah sakit lapangan militer yang didirikan oleh tentara Prancis mulai beroperasi pada Selasa, untuk mengurangi beban unit perawatan intensif di wilayah timur yang sangat terpukul oleh virus.

Rumah sakit lapangan, sebuah struktur tenda yang biasanya digunakan untuk membantu korban luka di zona perang, telah didirikan di Kota Mulhouse, Prancis timur, tempat unit perawatan intensif rumah sakit utama kewalahan oleh kasus virus korona.

baca juga: Kasus Baru Covid-19 di Tiongkok Menurun

Dalam langkah lain yang sangat tidak biasa, Prancis pada Rabu (25/3) akan menggunakan kereta kecepatan tinggi TGV khusus untuk mengevakuasi 30 pasien virus korona dari timur ke bagian lain Prancis, kata Menteri Kesehatan Olivier Veran. Sejumlah kecil telah dievakuasi dari rumah sakit yang kewalahan di timur melalui udara ke lokasi lain di Prancis dan juga melewati perbatasan ke Jerman atau Swiss. (AFP/CNA/OL-3

Baca Juga

AFP/Mahmud Turkia

Libia Diserang Roket, Sejumlah Warga Sipil Tewas

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 01 Juni 2020, 13:47 WIB
Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) menyalahkan pasukan saingan pimpinan panglima Khalifa Haftar atas serangan...
Twitter @blackbirds

Dukung #BlackLivesMatter, Twitter Ajak Publik Lawan Rasisme

👤Rudy Polycarpus 🕔Senin 01 Juni 2020, 13:05 WIB
"Penting untuk terlebih dahulu memahami konteks historis dan struktural yang mengarah pada rasisme dan diskriminasi yang sudah...
AFP/YURI CORTEZ

​​​​​​​Badai Mematikan Amanda Ciptakan Kehancuran di El Salvador

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 01 Juni 2020, 13:00 WIB
Presiden El Salvador Nayib Bukele menyatakan keadaan darurat selama 15 hari untuk mengatasi dampak badai, yang kekuatannya berangsur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya